Kekeruhan dan Sedimentasi Sebagai Indikator Degredasi Lingkungan Sungai Musi
Abstract
Sungai musi merupakan salah satu Sungai utama disumatera Selatan yang mempunyai peran penting untuk kehidupan Masyarakat, sebagai sarana menunjang kehidupan Masyarakat namun berbagai aktivitas manusia disepanjang daerah aliran berpotensi menyebabkan degradasi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekeruhan dan sedimentasi sebagai indikator degradasi lingkungan Sungai musi berdasarkan parameter kualitas perairan dan kondisi biologis. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengamatan langsung dilapangan.parameter yang diamati meliputi drajat keasaman ( Ph), Secchi Disk Mini, Thermo-Hygrometer digital, Lux Meter Digital, Lokasi Pengambilan Sampel. Hasil pengamatan menunjukan bahwa kondisi kualitas perairan dipengaruhi oleh factor fisik, kimia, dan biologis, yang saling berkaitan. Kecerahan perairan dan keberadaan substrat pasir menunjukan adanya proses sedimentasi yang terjadi didasar Sungai. Selain itu, ditemukan beberapa jenis bentos yang mampu hidup pada kondisi lingkungan tersebut, Menunjukan bahwa habitat dasar perairan masih mendukung kehidupan organisme akuatik. Namun, penurunan kecerahan dan akumulasi sadimen mengidikasikan adanya tekanan lingkungan yang berpotensi mempengaruhi kualitas ekosistem Sungai. Berdasarkan hasil penelitian, kekeruhan dan sedimentasi dapat digunakan sebagai indikator degredasi lingkungan Sungai musi karena keduanya berpengaruh terhadap kualitas habitat dan keberlangsungan organisme perairan. Oleh karena itu diperlukan Upaya dan pemantauan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas ekosistem Sungai musi.
Downloads
References
Aryawati, R., Ulqodry, T. Z., Isnaini, & Surbakti, H. (2021). Fitoplankton sebagai bioindikator pencemaran organik di perairan Sungai Musi bagian hilir Sumatra Selatan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 13(1), 163–171. https://doi.org/10.29244/jitkt.v13i1.25498
Ahrens, C. D. (2012). Meteorology Today: An Introduction to Weather, Climate, and the Environment (10th ed.). Brooks/Cole.
Nurbia, Rahmatullah, A., Seme, A. C., & Saputra, A. (2026). Analisis pencemaran sungai dengan perbandingan karakteristik fisik dan kimia antara limbah pasir dan sedimen dasar Sungai Klagison Kota Sorong. Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan. https://journal.uhamka.ac.id/index.php/jgel/article/view/17838
Putra, N. D. A., Wahono, E., & Zakaria, A. (2021). Model hubungan laju sedimen melayang dan indikator biota perairan sungai.
Ruzlim, I., Irawati, & Pratikino, A. G. (2025). Analisis laju sedimentasi di perairan sekitar muara Sungai Sampara, Kabupaten Konawe. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/lk/article/view/95715
Sholeh, M., Putra, Y. S., & Adriat, R. (2023). Kajian parameter fisis kualitas air berdasarkan nilai total suspended solid (TSS) di Sungai Belidak Kecamatan Sungai Kakap. https://www.researchgate.net/publication/376900148_Kajian_Parameter_Fisis_Kualitas_Air_Berdasarkan_Nilai_Total_Suspended_Solid_TSS_di_Sungai_Belidak_Kecamatan_Sungai_Kakap
Yudono, A. R. A., et al. (2024). Environmental degradation analysis of former Bengawan Solo River lake ecosystem. Indonesian Journal of Geography. https://jurnal.ugm.ac.id/ijg/article/view/97906
Zakiawati, D., Afiati, N., & Purnomo, P. (2021). Makrozoobentos sebagai indikator status pencemaran antar musim di Anak Sungai Bogowonto. Jurnal Pasir Laut. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pasirlaut/article/view/32857
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 siti amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Flobamora Biological Journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)









