Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Kotoran Ayam terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelor (Moringa Oleifera l.) dengan Aplikasi Metode Stek di Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao

Authors

  • Hisreidi Funome Universitas San Pedro
  • Henri Pietherson Eryah Universitas San Pedro
  • Mery Fahik Universitas San Pedro
  • Semy Lazarus Bulak Universitas San Pedro

Keywords:

Moringa Oleifera, Pupuk Organik, Kotoran Ayam, Stek

Abstract

Salah satu jenis tanaman yang sangat melimpah di Indonesia yaitu kelor (Moringa oleifera L.). Tanaman kelor dapat dibudidayakan dengan metode stek batang, karena dengan menggunakan stek batang dapat diperoleh bibit dalam waktu yang singkat dan tanaman cepat menghasilkan buah. Dalam menunjang pertumbuhan tanaman kelor digunakan pupuk organik. Salah satu jenis pupuk organik adalah kotoran ayam. Kotoran ayam memiliki unsur hara nitrogen yang tinggi yang mampu menjaga kesuburan tanah dan mampu memacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik kotoran ayam dengan metode stek terhadap pertumbuhan tanaman kelor (Moringa oleifera L.). Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil yang diperoleh pada pemberian pupuk organik dengan metode stek tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman kelor. Sedangkan pemberian pupuk organic kotoran ayam memberikan pengaruh secara signifikan terhadap jumlah daun tanaman kelor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah, S., Ramdhan, T., dan Yanis, M. (2015). Kandungan Nutrisi dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta. 5(2): 44-49

Ashari, S. (1995). Hortikultura Aspek Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia (IU-Press)

Augustien, N & Suhardjono, H. (2016). Peranan Berbagai Komposisi Media Tanam Organik Terhadap Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) di Polybag. Agritop Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. 14(1): 54-58

Awodele O, Oreagba IA, Odoma S, da Silva JAT & Osunkalu VO. (2012) Toxicological evaluation of the aqueous leaf extract of Moringa oleifera (Moringaceae). Journal of Ethnopharmacology, 139:330 -336.

Damanik, M. M. B., B. B. E. Hasibuan, Fauzi, Sarfuddin dan H. Hanum. (2011). Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Medan: USU Press.

Dongoran, D. (2009). Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) terhadap Pemberian Pupuk Cair TNF dan Pupuk Kandang Ayam. [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Hidayat, E. B. (1996). Morfologi Tumbuhan. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Hartmann, H.T., D. E. Kester, F.T. Davies, Jr., R. L. Geneve. (2002). Plant Propagation: Principles and Practices. 7 th edition. Printice Hall Inc. 770 p

Krisnadi, A.D. (2010). Kelor Super Nutrisi. Blora: Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia.

Indriyati, L.T (2014). Chicken Manure Composts As Nitrogen Sources And Their Effect On The Growth And Quality Of Komatsuna (Brassica Rapa L.). Journal Of ISSAAS (Internatinal Society for Southeast Asian Agricultural Science) 20(1):52-63

Mendieta-Araica B, Spörndly E, Reyes-Sánchez N, Salmerón-Miranda F, Halling M (2013). Biomass production and chemical composition of Moringa oleifera under different. Agroforestry Systems 87(1)

Prajapati RD, Murdia PC, Yadav CM, Chaudhary JL. (2003). Nutritive value of drumstick (Moringa oleifera) leaves in sheep and goats. Indian Journal of Small Ruminants (2): 136-137.

Santoso, B.B., Parwata, IGMA. (2017). Viabilitas Biji dan Pertumbuhan Bibit Kelor (Moringaoleifera Lam.). Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, 3(2):1-8

Setiawan. A.I. (1999). Memanfaatkan Kotoran Ternak. Jakarta: Penebar Swadaya.

Setyamidjaja, D. (1986). Pupuk dan Pemupukan. Ed. Ke-1. Jakarta: CV. Simplex.

Simbolon, J.M., M. Simbolon, N. Katharina. (2007). Cegah Malnutrisi dengan kelor. Yogyakarta: Kanisius

Soepardi, G. (1983). Sifat dan Ciri Tanah. Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Bogor: Institut Pertanian Bandung.

Sutedjo, M.M. (1994). Pupuk dan Cara Pemupukan. Ed. Ke-4. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Tufaila. M, Dewi Darma Laksana, Dan Syamsu Alam (2014) Aplikasi Kompos Kotoran Ayam Untuk Meningkatkan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Di Tanah Masam. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, Kendari. 4( 2):120-127

Thompson, L.M., and Troeh, F.R. (1978). Soil and Soils Fertility. New Delhi: Tata McGraw-Hill

Tjitrosoepomo, Gembong. (2010). Taksonomi Tumbuhan Obat-Obatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Winarno F.G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Published

2022-11-20

Scite_ Smart Citation