PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ROSELA (Hibiscus sabdariffa Linn) DENGAN METODE EVAPORASI TERHADAP KUALITAS KIMIA DAGING SE’I BABI
Keywords:
Daging Se'i Babi, Evaporasi, Kimia, RoselaAbstract
Daging se’i adalah produk daging asap dengan potongan panjang yang dibuat melalui proses sederhana dengan memadukan proses pengasapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rosela (Hibiscus sabdariffa Linn) dengan metode evaporasi terhadap kualitas kinia daging se’i babi terhadap kadar air, protein, lemak dan aktivitas antioksidan. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan. Perlakuan P0 tanpa penambahan ekstrak rosela (control), P1, penambahan ekstrak rosela 1%, P2, penambahan ekstrak rosela 3%, P3, penambahan ekstrak rosela 5%. Variabel yang diamati adalah kadar air, protein, lemak dan aktivitas antioksidan. Data analisis mengunakan ANOVA dan diuji lanjut mengunakan Duncan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa penambahan ekstrak rosela tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air, dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar protein dan lemak, sedangkan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) pada aktivitas antioksidan. Kesimpulan, penambahan ekstrak rosela yang dievaporasi dapat meningkatkan kadar protein, aktivitas antioksidan dan menurunkan kadar lemak sedangkan kadar air tidak berbeda.Downloads
References
Aman E. P., Suada, K. K Agustina. (2014). Kualitas Daging Se’i Babi Produksi
Denpasar. Indonesia Medicus Veterinus. 3(4): 328-333.
AOAC (Association of Official Annalitycal Chemist). (2005). Official Method of Analysis
of the Association of Official Analytical Chemist. Benyamin Franklin Station.
D.C Washinton.
Deese. (2002). Perubahan Suhu Versus Penambahan Panas: Air. Microsoft Encarta
Encyclopedia, Microsoft Corporation.
8
FLOBAMORA BIOLOGICAL JOURNAL
Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Handarini, K. (2014) .Potensi Ekstrasi Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) Sebagai
Pewarna dan Pengawet Alami pada Jelly Jajanan Anak. Jurnal Teknik Industri
Heuristic. 11 (2), 32-42.
Hastuti A.P., P Kusnadi. (2016). Organoleptik dan karakteristik fisik kefir rosella
merah (Hibiscus sabdariffa Linn) dari teh rosella di pasaran. Jurnal pangan
dan argoindustri. 4(1): 313-320.
Huff-Lonergan E dan S.M Lonargan. (2005). Mechamanisms of water-holding
capacity of meat : the role of postmortem biochemical and structural
changes. Meat Scince. 71(1):194-204.
Ibrajim, M., Yusriadi, Ihwan. (2004). Uji Efek Kombinasi Ekstrak Etanol Herba
Sambiloto (Androgrophis paniculata burm. F. Nees) dan Ekstrak Etanol Daun
BlimbingWuluh (Averrhoa bilimbi L) pada Tikus Putih Jantan (Rattus
novergicus) Online Jurnal Of Natural Science FMIPA. 3(3):257-268
Malelak GEM. (2010). Se’i (Daging Asap Khas Timor) Penerbit Lamalera, Jakarta.
Malelak, G.E.M, G.M. Sipahelut, D.K Ana. Hau, dan D.T. Laylogo. (2009). Pengaruh
Penggunaan Asap Cair Terhadap Karakteristik Daging Sei. Laporan Hasil
Kegiatan Universitas Cendana dan Badan Penelitian dan Pengembangan
Pertanian Kupang.Nusa Tenggara Timur.
Maryani, H dan L. Kristiana. (2005). Khasiat dan Manfaat Rosela. PT. Agromedia
Pustaka. Jakarta.
Molyneux, P. (2004) .The Use of The Stable Free Radikal Diphenylpicrylhydrazyl
(DPPH) for estimating Antioksidant Activity. Songklanakarin J. Sci. Technol.
26 (2):211-219.
Praptiningsih, Y. (1999). Buku Ajar Teknologi Pengolahan . FTP Universitas Jember,
Jember
Rubino. (1998). Efek Curing pada Pembuatan Daging Sei terhadap Aseptabilitas,
Komposisi Gizi, Masa Simpan dan Residu Nitrit, Tesis, Program Pasca
Sarjana, Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Setyanto, N., W., R. Himawan, E. Y. Arifianto, D. Zefry, R. M. S. Puteri, N. Kurnia.
(2012). Perencanaan Alat Pengering Mie Ramah Lingkungan. Jurnal
Rekayasa Mesin. 3(3):411-420.
9
FLOBAMORA BIOLOGICAL JOURNAL
Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Soeparno. (2009). Ilmu dan Teknologi Daging. Cetakan V. Gadjah Mada
University.Yogyakarta.
Suprianata, A. (2008) .Uji Performansi dan Analisa Teknik Evaporator Vakum.
[Skripsi]. Fakultas Teknik Pertanian. Industri Pertanian Bogor.
Suwandi, T. (2012). Pemberian ekstrak kelopak bunga rosella menurunkan
malondialdehid pada tikus yang diberi minyak jelantah. [Tesis]. Program
Studi Ilmu Biometrik Universitas Ubayana.Denpasar.
USDA, ( United States Department of Agriculture). (2009). Nutrien Data Set For Fresh
Park (From SR), Release 2.0. US. Departamen of Agricultural Research
Service.Maryland, USA.
Widarti, S.S., H Purnomodan D Rosyidi. (2012). Studi Tendang Prefensi Konsumen,
Sifat Fsiko Kimia dan Nilai Organoleptik Se’i Daging Babi asal Kupang (Nusa
Tenggara Timur). Sains Peternakan. 10(1):23-29.
Widjaya, C.H. (2003). Peran Antioksidan Terhadap Kesehatan Tubuh, Healthy
Choice.Edisi IV.
Winarsi, H. (2007). Antioksidan alami dan Radikal Bebas: Potensi dan Aplikasihnya
dalam Kesehatan.Kanisius Yogyakarta.
Winarti, Christina., Miskiyah., Widaningrum. (2012). Teknologi Produksi Dan
Aplikasi Pengemas Edible Antimikroba Berbasis Pati. JurnalPenelitian dan
Pengembangan Pascapanen Pertanian. (31): 85-93.
Winarti, S. (2010). Makanan Fungsional. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Paulus Eryah, Geetruida M Sipahelut, Sulmiyati, Armadianto H

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Flobamora Biological Journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)









