PENGARUH PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Hijau (Brassica juncea L) DI KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG

Authors

  • Yuliana Ndae Program Studi biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro
  • HISREIDI FUNOME Program Studi biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Keywords:

Air Cucian Beras, Brassica juncea, Jumlah Daun, Tinggi tanaman

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi adalah dengan memanfaatkan air cucian beras sebagai pupuk organik cair karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (50% air cucian beras), P2 (75% air cucian beras), dan P3 (100% air cucian beras). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Data yang dianalisis merupakan rata-rata hasil pengamatan selama empat minggu dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif perlakuan P2 menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi sebesar 11,98 cm dan rata-rata jumlah daun tertinggi sebesar 8,00 helai. Namun, hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (F = 0,317; P = 0,813) maupun jumlah daun (F = 1,023; P = 0,416). Meskipun demikian, perlakuan P2 menunjukkan kecenderungan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa air cucian beras berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair alternatif, namun efektivitasnya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau pada kondisi penelitian ini belum menunjukkan pengaruh yang signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, E., Agustina, R., & Nuzulina, N. (2021). Potensi limbah air cucian beras sebagai pupuk organik cair (POC) pada pertumbuhan sawi hijau (Brassica juncea L.). Jurnal Agroristek, 4(2), 40–46. https://doi.org/10.31227/osf.io/4u76y

Fauzi, I., Sulistyawati, & Purnamasari, R. T. (2021). Pengaruh dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) varietas Samhong King. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 5(2), 37–43. https://doi.org/10.31227/osf.io/tp8jf

Hermansyah, D., Patiung, M., & Wisnujati, N. S. (2021). Analisis trend dan prediksi produksi dan konsumsi komoditas sayuran sawi (Brassica juncea L.) di Indonesia tahun 2020–2029. Jurnal Ilmiah Sosio Agribis, 21(2).

Khotimah, K., Dahlianah, I., & Noviant, D. (2020). Respon pertumbuhan tanaman sawi caisim (Brassica juncea L.) terhadap pupuk organik cair buah pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Indobiosains, 2(2), 64–71.

Patanga, A., & Nurheti, Y. (2016). Pembuatan, aplikasi, dan bisnis pupuk organik dari limbah pertanian, peternakan, dan rumah tangga. Gramedia.

Sarindo, L., & Junia. (2017). Uji pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dengan pemberian pupuk organik cair pada sistem hidroponik. Agrifor, 16(1), 65–74.

Wijiyanti, P., Hastuti, E., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh masa inkubasi pupuk dari air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.14710/baf.4.1.2019.21-28

Downloads

Published

2026-07-29

Scite_ Smart Citation