Manajemen Penangkaran dan Tingkah Laku Harian Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina Mccordi) di Stasiun Penangkaran Oelsonbai Desa Naioni Kota Kupang Provinsi Nusa Tengggara Timur

Authors

  • Agustinus Lukas Tande Universitas San Pedro
  • Sipora Petronela Telnoni Universitas San Pedro
  • Mery Fahik Universitas San Pedro

Keywords:

Manajemen Pemeliharaan, Tingkah Laku Harian, Kura-kura Leher Ular Rote

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang manajemen pemeliharaan kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi) dan mendapatkan informasi tentang bagaimana tingkah laku harian Chelodina mccordi di tempat penangkaran. Informasi tentang pemeliharaan kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi) di Stasiun Penangkaran Oelsonbai dengan cara mengidentifikasi aspek-aspek teknis manajemen penangkaran dan tingkah laku hariannya dan untuk mendapat informasi tentang bagaimana tingkah laku harian Kura-kura leher ular Rote di tempat penangkaran, apakah ada perbedaan antara tingkah laku harian di habitat asli dengan di tempat penagkaran. Desain Penelitian ini yakni Non-eksperimen dengan jenis penelitian penelitian deskriptif. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi untuk melihat gambaran fakta dan kecenderungan yang akan terjadi dianalisis secara deskriptif. Dari hasil pengamatan lapangan, pengukuran, wawancara dan dokumentasi penelitian disimpulkan bahwa penangkaran kura-kura leher ular Rote yang dilaksanakan pada Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang ini merupakan penangkaran ex situ dan berdasarkan perbandingan data lapangan dan literatur penangkaran kura-kura pada Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang ini termasuk dalam sistem penangkaran yang intensif. Selain itu, disimpulkan bahwa seluruh aspek penangkaran yang dikelola oleh stasiun penangkaran Oelsonbai Kupang dijalankan dengan baik sehingga menghasilkan keberhasilan perkembangbiakan yang tergolong baik pula yakni dengan jumlah induk bertelur sebanyak 1 ekor (100%), jumlah telur sebanyak 4 butir dan tingkat tetasan sebesar 4 butir (100%) dan tingkat kematian tetasan anak sebesar 0% (seluruhnya hidup). Dari hasil pengamat dan analisis diketahui pula masalah yang terjadi pada proses penangkaran. Untuk itu disarankan kepada pihak pengelola dalam Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kelautan Kupang untuk perlu dilakukan pengemboran air di Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang agar ketersediaan air bersih dapat tercukupi sehingga kualitas air kolam khususnya pada kolam kura-kura ular Rote dewasa dapat terpenuhi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banuet, A.V., et all, (2015), Beyond Species Loss: The Extinction of Ecological Interactions in a Changing World, Journal of Functional Ecology. 29 (3):299-301.

Endarwin, Wempy. et all, (2005), Studi Pendahuluan: Keberadaan Kura - kura Rote (Chelodina mccordi, Rhodin 1994) di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Media Konservasi. 10 (2): 51-57.

Hidayat, Oki. (2012). Jejak Kura - kura Leher Ular Rote. Jurnal Biodiversitas Indonesia. 2 (1): 51-56.

Kayat, G. S. Saragih & R. Kurniadi. (2010). Kajian Habitat dan Sebaran Populasi Kura - kura Leher Ular (Chelodina mccordi Rhodin, 1994). Laporan Hasil Penelitian. Kupang: Balai Penelitian Kehutanan Kupang.

Kayat dan Grace S. Saragih. (2012). Peluang Penangkaran Kura - kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi, Rhodin 1994) Sebagai Alternatif Sumber Pendapatan. Prosiding Seminar Hasil LITBANG. Balai Penelitian Kehutanan Kupang. Kupang.

Kayat. (2011). Teknologi Penangkaran Kura - kura Leher Ular Rote (Chelonia mccordi Rhodin 1994).

Latta, Craig. (2009). Caring For Australian Freshwater Turtles In Captivity. Diakses dari www.turtles.net.au. pada tanggal 26 September 2016.

Rhodin, A.G.J. (1994). Chelid Turtles of the New Australasian Archipelago : II. A New Species of Chelodina from Roti Island, Indonesia. Breviora Museum of Comparative Zoology. Cambridge.

Shepherd, C. R. & B. Ibarrondo. (2005). The Trade of the Roti island Snake-necked Turtle Chelodina mccordi, Indonesia. TRAFFIC South East Asia. Petaling Jaya, Malaysia.

Published

2022-04-01

Scite_ Smart Citation