Manajemen Penangkaran dan Tingkah Laku Harian Kura-Kura Leher Ular Rote (Chelodina Mccordi) di Stasiun Penangkaran Oelsonbai Desa Naioni Kota Kupang Provinsi Nusa Tengggara Timur
Keywords:
Manajemen Pemeliharaan, Tingkah Laku Harian, Kura-kura Leher Ular RoteAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang manajemen pemeliharaan kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi) dan mendapatkan informasi tentang bagaimana tingkah laku harian Chelodina mccordi di tempat penangkaran. Informasi tentang pemeliharaan kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi) di Stasiun Penangkaran Oelsonbai dengan cara mengidentifikasi aspek-aspek teknis manajemen penangkaran dan tingkah laku hariannya dan untuk mendapat informasi tentang bagaimana tingkah laku harian Kura-kura leher ular Rote di tempat penangkaran, apakah ada perbedaan antara tingkah laku harian di habitat asli dengan di tempat penagkaran. Desain Penelitian ini yakni Non-eksperimen dengan jenis penelitian penelitian deskriptif. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi untuk melihat gambaran fakta dan kecenderungan yang akan terjadi dianalisis secara deskriptif. Dari hasil pengamatan lapangan, pengukuran, wawancara dan dokumentasi penelitian disimpulkan bahwa penangkaran kura-kura leher ular Rote yang dilaksanakan pada Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang ini merupakan penangkaran ex situ dan berdasarkan perbandingan data lapangan dan literatur penangkaran kura-kura pada Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang ini termasuk dalam sistem penangkaran yang intensif. Selain itu, disimpulkan bahwa seluruh aspek penangkaran yang dikelola oleh stasiun penangkaran Oelsonbai Kupang dijalankan dengan baik sehingga menghasilkan keberhasilan perkembangbiakan yang tergolong baik pula yakni dengan jumlah induk bertelur sebanyak 1 ekor (100%), jumlah telur sebanyak 4 butir dan tingkat tetasan sebesar 4 butir (100%) dan tingkat kematian tetasan anak sebesar 0% (seluruhnya hidup). Dari hasil pengamat dan analisis diketahui pula masalah yang terjadi pada proses penangkaran. Untuk itu disarankan kepada pihak pengelola dalam Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kelautan Kupang untuk perlu dilakukan pengemboran air di Stasiun Penangkaran Oelsonbai Kupang agar ketersediaan air bersih dapat tercukupi sehingga kualitas air kolam khususnya pada kolam kura-kura ular Rote dewasa dapat terpenuhi.
Downloads
References
Banuet, A.V., et all, (2015), Beyond Species Loss: The Extinction of Ecological Interactions in a Changing World, Journal of Functional Ecology. 29 (3):299-301.
Endarwin, Wempy. et all, (2005), Studi Pendahuluan: Keberadaan Kura - kura Rote (Chelodina mccordi, Rhodin 1994) di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Media Konservasi. 10 (2): 51-57.
Hidayat, Oki. (2012). Jejak Kura - kura Leher Ular Rote. Jurnal Biodiversitas Indonesia. 2 (1): 51-56.
Kayat, G. S. Saragih & R. Kurniadi. (2010). Kajian Habitat dan Sebaran Populasi Kura - kura Leher Ular (Chelodina mccordi Rhodin, 1994). Laporan Hasil Penelitian. Kupang: Balai Penelitian Kehutanan Kupang.
Kayat dan Grace S. Saragih. (2012). Peluang Penangkaran Kura - kura Leher Ular Rote (Chelodina mccordi, Rhodin 1994) Sebagai Alternatif Sumber Pendapatan. Prosiding Seminar Hasil LITBANG. Balai Penelitian Kehutanan Kupang. Kupang.
Kayat. (2011). Teknologi Penangkaran Kura - kura Leher Ular Rote (Chelonia mccordi Rhodin 1994).
Latta, Craig. (2009). Caring For Australian Freshwater Turtles In Captivity. Diakses dari www.turtles.net.au. pada tanggal 26 September 2016.
Rhodin, A.G.J. (1994). Chelid Turtles of the New Australasian Archipelago : II. A New Species of Chelodina from Roti Island, Indonesia. Breviora Museum of Comparative Zoology. Cambridge.
Shepherd, C. R. & B. Ibarrondo. (2005). The Trade of the Roti island Snake-necked Turtle Chelodina mccordi, Indonesia. TRAFFIC South East Asia. Petaling Jaya, Malaysia.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Flobamora Biological Journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)









