Kualitas Spermatozoa Sapi Bali (Bos Sondaicus) pada Pengencer Tris Kuning Telur dengan Penambahangluthatione

Authors

  • Sipora P. Telnoni Universitas San Pedro
  • Mery Fahik Universitas San Pedro
  • Gresela Yuliani Baon Universitas San Pedro

Keywords:

Sapi bali, Tris kuning-telur, Gluthatione, Motilitas, Viabilitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas spermatozoa sapi bali yang diencerkan menggunakan pengencer tris kuning telur dengan penambahan konsentrasi gluthatione yang berbeda. Semen ditampung dari ternak sapi Bali jantan dewasa kelamin umur ± 3 tahun dengan kondisi sehat dan sudah terlatih dalam penampungan semen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Masing-masing perlakuan adalah P0 (kontrol): semen + 0,3 mL bahan pengencer tris kuning telur, P1: semen + 0,3 mL bahan pengencer tris kuning telur + gluthatione 0,003%, P2: semen + 3 mL bahan pengencer tris kuning telur + gluthatione 0,006%, P3: semen + 3 mL bahan pengencer tris kuning telur + glutathione 0,009%, P4: semen + 3 mL bahan pengencer tris kuning telur + gluthatione 0,012%. Variabel yang diukur adalah motilitas individu, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 menunjukkan nilai rataan yang baik dengan nilai motilitas individu spermatozoa sebesar 64,79±14,78%, viabilitas spermatozoa sebesar 72,28±11,19%, dan abnormalitas spermatozoa sebesar 4,60±0,81%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pengencer tris kuning telur + gluthatione berdampak positif karena mampu mempertahankan daya hidup spermatozoa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Djanuar R. 1985. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi buatan pada sapi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Fafo M, Hine TM, dan Nalley WM. 2016. Pengujian efektivitas ekstrak daun kelor dalam pengencer sitrat-kuning telur terhadap kualitas semen cair babi landrace. Jurnal Nukleus Peternakan, 3(2), 184–195.

Garner, D.L. and E.S.E. Hafez. 2000. Spermatozoa and seminal Plasma. Dalam B. Hafez dan E.S.E. Hafez. Reproduction In Farm Animal 7thEdition. Lippinicot Williams and Wilkins Philadelphia. USA

Hartono, M. (2008). Optimalisasi Penambahan Vitamin E Dalam Pengencer Sitrat Kuning Telur Untuk Mempertahankan Kualitas Semen Kambing Boer.J IndonTrop Anim Agric.33(1) :11-12

Kidd PM. (1997). Glutathione : Systemic Protectant Against Oxidative and Free Radical Damage. Alternative Medicine Review. Volume 2, Number 3

Martojo H. (2003). Indigenous Bali Cattle: The Best Suited Cattle Breed for Sustainable Small Farms in Indonesia. Laboratory of Animal Breeding and Genetics, Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University, Indonesia.

Nalley, W.M.M. and R.I. Arifiantini, (2011). The live sperm % of local ram semen in Tris buffer with three di fferent egg-yolks. Anim Prod, 13: 39-44

Purwantara B, Noor RR, Andersson G, Rodriguez-Martinez H. (2012). Banteng and Bali Cattle in Indonesia: Status and Forecasts. Reprod Dom Anim 47(Suppl. 1): 2-6.

Salmah N. 2014. Motilitas, Persentase hidup dan abnormalitas spermatozoa semen beku sapi Bali pada pengencer andromed dan tris kuning telur. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin. Makassar.

Solihati, N., R. Idi, S.D. Rasad, M. Rizal, dan M. Fitriati. (2008). Kualitas spermatozoa cauda epididimis sapi peranakan Ongole (PO) dalam pengencer susu, tris dan sitrat kuning telur pada penyimpanan 4-5 °C. Animal Production. 10 (1): 22-29. ISSN: 1411- 2027.

Susilawati, T. 2011. Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan dengan Kualitas dan Deposisi Semen yang Berbeda pada Sapi Peranakan Ongole. J. Ternak Tropika,12(2);15-24.

Triwulanningsih, E., (2009). Efektifitas Penambahan Glutathione Pada Pengencer Laktosa Dan Air Kelapa Terhadap Viabilitas Semen Cair/Dingin (Chilled) Kerbau Lumpur (Bubalus bubalis). Balai Penelitian Ternak. Bogor

Uysal O., Bucak MN. 2007. Effects of Oxidized Gluthatione, Bovine Serum Albumin, Cysteine and Lycopene on the Quality of Frozen-Thawed Ram Semen. ACTA VET. BRNO 2007, 76 : 383-390; doi:10.2754/avb200776030383

Published

2022-11-20

Scite_ Smart Citation