Peningkatan Kompetensi Guru Pembimbing Khusus (GPK) melalui Pelatihan Terapi Perilaku (ABA) untuk Membangun Lingkungan Belajar yang Positif dan Efektif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Authors

  • Ridha Nazharullah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v3i2.532

Keywords:

Peningkatan Keterampilan Guru, Guru Pembimbing Khusus (GPK), Applied Behavior Analysis (ABA)

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan kompetensi (skill gap). Guru Pembimbing Khusus (GPK) di SDIT Al-Firdaus Banjarmasin dalam manajemen perilaku Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang selama ini didominasi oleh pendekatan intuitif (trial and error). Kesenjangan ini menyebabkan intervensi perilaku yang dilakukan seringkali tidak efektif dan tidak tepat sasaran. Metode Pelaksanaan dilaksanakan melalui lokakarya (workshop) interaktif selama satu hari yang berfokus pada transfer pengetahuan Applied Behavior Analysis (ABA), termasuk model A-B-C dan Analisis Fungsional Perilaku (FBA). Metode evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta studi kasus untuk mengukur peningkatan keterampilan. Tindak lanjut program dijamin melalui pembentukan forum pendampingan (online group monitoring) pasca-pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini memiliki efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi GPK. Peningkatan Pengetahuan: Terdapat peningkatan skor post-test rata-rata sebesar 33.34 poin, dari 45.33 (pre-test) menjadi 78.67 (post-test). Secara statistik, peningkatan ini signifikan (p=0.001), dengan nilai Gain Score (G) 0.602 yang termasuk kategori "Sedang". Peningkatan Keterampilan: Indikator keterampilan tercapai, dibuktikan dengan 80% (12 dari 15) peserta mampu menyusun Rencana Intervensi Perilaku (BIP) sederhana yang berbasis fungsi perilaku. Hal ini menandakan pergeseran GPK dari penanganan reaktif menjadi penyusun intervensi proaktif. Relevansi Materi: Kuesioner menunjukkan tingkat kepraktisan materi dinilai tinggi oleh peserta, dengan skor rata-rata 4.15 (dari 5.0). Simpulan kegiatan PKM ini adalah berhasil secara signifikan meningkatkan kompetensi GPK dalam analisis perilaku dan penyusunan intervensi terstruktur. Rekomendasi utama untuk keberlanjutan adalah pentingnya pendampingan klinis berkala pasca-pelatihan dan pengadaan pelatihan berjenjang untuk memperdalam penguasaan teknik intervensi lanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chusniah Rachmawati, W. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku.

Dwiyanti, E., & Irlianti, A. (2014). Analisis perilaku aman tenaga kerja menggunakan model perilaku ABC (Antecedent Behavior Consequence). Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 3(1), 3812.

Liza, L. O., Zudeta, E., Ulni, E. K., Khalida, R., & Kes, A. (2024). Dasar-Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. LPPM Universitas Lancang Kuning.

Mahmud, A., & Sunarty, K. (2012). Mengenal Teknik-Teknik Bimbingan dan Konseling. Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Marantika, S., Fatkhurohmah, F., Pratidina, I., & Widyasari, C. (2024). Pendekatan inklusif pada anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar untuk menghadapi tantangan abad 21. Berkala Ilmiah Pendidikan, 4(3), 450–460. DOI: https://doi.org/10.51214/bip.v4i3.977

Nur, M., Sari, N., & Surya, H. (2023). Coping Stress Guru PAUD: Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah PAUD Reguler. Sada Kurnia Pustaka.

Nurfadhillah, S. (2023). Pendidikan inklusi (anak berkebutuhan khusus). CV Jejak (Jejak Publisher).

Paramansyah, A., & Parojai, M. R. (2024). Pendidikan Inklusif Dalam era Digital. Penerbit Widina.

Rifky, S., Halik, H., Muhammadiah, M. ud, Ramopoly, I. H., Karuru, P., Rodiah, I., Sukmawati, S., Wibowo, A. A. H., Pinatih, N. P. S., & Bariah, S. (2024). Dasar-dasar Pendidikan: Panduan Untuk Menjadi Pengajar Profesional. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Saskia, Y., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Peran Guru Pendamping Khusus (GPK) dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2203–2209. DOI: https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.592

Syamsudin, S. (2013). Mengenal perilaku tantrum dan bagaimana mengatasinya. Sosio Informa, 18(2). DOI: https://doi.org/10.33007/inf.v18i2.72

Uno, H. B. (2023). Orientasi baru dalam psikologi pembelajaran. Bumi Aksara.

Wati, A. R. Z., & Trihantoyo, S. (2020). Strategi pengelolaan kelas unggulan dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 5(1), 46–57. DOI: https://doi.org/10.26740/jdmp.v5n1.p46-57

Zakia, D. L. (2015). Guru pembimbing khusus (gpk): pilar pendidikan inklusi. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Zunaidi, A. (2024). Metodologi Pengabdian Kepada Masyarakat Pendekatan Praktis untuk Memberdayakan Komunitas. Yayasan Putra Adi Dharma.

Published

23-12-2025

Scite_ Smart Citation

Dimensions Citation

How to Cite

Nazharullah, R. (2025). Peningkatan Kompetensi Guru Pembimbing Khusus (GPK) melalui Pelatihan Terapi Perilaku (ABA) untuk Membangun Lingkungan Belajar yang Positif dan Efektif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 348–354. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v3i2.532

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.