Penguatan Ketahanan Moral Remaja melalui Edukasi Pencegahan Pergaulan Bebas Berbasis Nilai Keagamaan di Madrasah Aliyah Swasta Kepala Hilalang
DOI:
https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v3i2.549Keywords:
Remaja, Pergaulan Bebas, Sosialisasi Edukasi, Pencegahan, Madrasah AliyahAbstract
Pergaulan bebas merupakan persoalan sosial yang rentan dialami remaja akibat pengaruh lingkungan dan rendahnya pemahaman mengenai batasan pergaulan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan moral remaja melalui edukasi pencegahan pergaulan bebas berbasis nilai keagamaan. Program dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Kepala Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, dengan melibatkan 30 peserta didik sebagai sasaran utama. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, simulasi peran (role play), dan bimbingan reflektif, disertai evaluasi deskriptif menggunakan kuesioner, observasi, serta umpan balik pihak sekolah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 83% peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai bahaya pergaulan bebas, 80% menunjukkan perubahan sikap yang lebih waspada dalam pergaulan, dan 75% mampu mempraktikkan keterampilan menolak ajakan negatif secara asertif. Guru dan kepala sekolah memberikan tanggapan positif terhadap relevansi dan dampak kegiatan dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik. Dengan demikian, edukasi pencegahan pergaulan bebas berbasis nilai keagamaan terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam memperkuat ketahanan moral dan sosial remaja serta berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Downloads
References
Arifin, A. (2017). Pendidikan seks pada remaja: Peran keluarga dan sekolah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Darmawan, A. (2022). Pendidikan karakter dalam pembinaan perilaku remaja di madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 145–156.
Fitri, N., & Yulanda, R. (2023). Tekanan sosial dan kontrol diri pada kalangan pelajar. Jurnal Psikologi Remaja, 5(1), 22–30.
Hidayat, M. (2021). Faktor penyebab pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Sosial Remaja, 4(1), 33–41.
Kemendikbud. (2020). Pencegahan kenakalan remaja melalui pendidikan karakter. Direktorat SMA.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Jakarta: Kemdikbud.
Kolb, D. A. (2014). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Pearson.
Nugroho, T. (2019). Pengaruh kelompok sebaya terhadap perilaku sosial remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 7(2), 112–124.
Putri, A., & Kurniawan, A. (2020). Pendidikan kesehatan reproduksi untuk meningkatkan perilaku hidup sehat remaja. Jurnal Kesehatan Remaja, 8(2), 77–85.
Rahmawati, F. (2020). Pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Jurnal Komunikasi Digital, 2(3), 117–125.
Santrock, J. W. (2015). Adolescence (15th ed.). New York: McGraw-Hill.
Sari, L., & Putra, Z. (2022). Peran sekolah dalam pencegahan pergaulan bebas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(4), 210–218.
Suryani, E., & Wulandari, D. (2018). Dampak perilaku seksual pranikah pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 45–53.
Yuliana, R. (2021). Literasi digital dalam pencegahan perilaku berisiko pada remaja. Jurnal Pendidikan Remaja, 5(3), 201–210.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Silvana Nurdiani, Helsi Zulfan Ramadani2, Rahma Melisha Fajrina, Darmansyah, Suryanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Hak cipta atas artikel yang diterbitkan dalam ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat tetap dipegang oleh penulis. Artikel tersebut dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan siapa pun untuk berbagi dan mengadaptasi karya dengan tetap memberikan atribusi kepada penulis dan mempertahankan lisensi yang sama untuk karya turunan.
- Penulis mengakui bahwa ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah penerbit pertama yang menerbitkan artikel di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
- Penulis diperbolehkan untuk mendistribusikan kembali artikelnya dalam bentuk lain (misalnya di repositori institusi, buku, atau media lainnya), dengan tetap mencantumkan bahwa artikel telah diterbitkan pertama kali di ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
- Pembaca diperbolehkan untuk mengunduh, menggunakan, dan mengadaptasi isi artikel sesuai dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) dengan memberikan atribusi kepada penulis dan mencantumkan nama jurnal. Penggunaan tersebut harus tetap mematuhi ketentuan lisensi serta hukum yang berlaku.





