Menganalisis Pemikiran Filsafat Gadamer (Pemikiran Hermeneutika)

Authors

  • Za’farullah Jamaly UIN Walisongo Semarang
  • Nazwa Hidayatunnisa UIN Walisongo Semarang
  • Velisa Azzahra UIN Walisongo Semarang
  • Ramadhani Firmansyah Wahid UIN Walisongo Semarang
  • Nashikin UIN Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59632/leksikon.v2i1.190

Keywords:

Biografi Hans Georg Gadamer, Pemikiran Filsafat Hermeneutika, Implementasi Pemikiran Filsafat

Abstract

Hans Georg Gadamer meyakini bahwa pemahaman terjadi dalam konteks sejarah dan budaya, menolak gagasan "kebenaran" objektif dan mutlak yang terpisah dari konteks sejarah dan pengalaman pribadi. Konsep sentralnya menggambarkan hubungan dinamis antara penafsir, teks, dan konteks. Visinya meresapi berbagai disiplin, menciptakan landasan bagi pendekatan pemahaman yang holistik dan kontekstual. Ketertarikannya pada relativitas pengalaman dan sejarah membentuk pandangan hermeneutisnya, memperkaya wawasannya terhadap keragaman penafsiran. Filsafat hermeneutika Gadamer, yang dikenal sebagai Hermeneutik, mengakui bahwa pemahaman terjadi dalam konteks sejarah dan budaya. Hermeneutika Gadamer menawarkan landasan konseptual yang kuat untuk menyelidiki makna dalam konteks yang kompleks dan terus berubah. Pemikirannya mempromosikan pemahaman yang lebih mendalam melalui pengakuan terhadap ketidakberlanjutan kebenaran mutlak, mendorong pandangan yang lebih inklusif terhadap interpretasi dan makna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, D. R., Pratiwi, W., Mushodiq, M. A., & Saifullah, M. (2021). Hermeneutika Perspektif Gadamer dan Fazlur Rahman. Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 3(02), 186–187. https://doi.org/10.32332/al-fathin.v3i02.2416

Dewi Lestari. (2022). Epistemologi Hermeneutika Gadamer (Kaitan dan Implikasinya bagi Ilmu Pendidikan Secara Umum dan Khusus) di SMP Negeri 7 Medan. Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society, 1(1), 125–126.

Hanif, Muh. (2017). HERMENEUTIKA HANS-GEORG GADAMER DAN SIGNIFIKANSINYA TERHADAP PENAFSIRAN AL-QURAN. MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 98–99. https://doi.org/10.24090/maghza.v2i1.1546

Hasyim Hasanah. (2017). HERMENEUTIK ONTOLOGIS-DIALEKTIS HANS-GEORG GADAMER. Jurnal At-Taqaddum, 9, 3–4.

Hayatuddiniyah, H. (2021). Kritik Hermeneutika Filsafat Hans Georg Gadamer. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(2), 128. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i2.33874

Nihayah, R. (2021). Kesetaraan Gender Melalui Pendekatan Hermeneutika Gadamer dalam Kajian Q.S. Al-Hujurat Ayat 13. Syariati : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 7(2), 211. https://doi.org/10.32699/syariati.v7i2.2112

Prihananto Prihananto. (2014). Hermeneutika Gadamer Sebagai Teknik Analisi Pesan Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (Journal of Islamic Comunication), 4(1), 148–149.

Said Subhan Posangi. (2020). Dialog Antara Teks, Pengarang dan Pembaca (Kajian Terhadap Relevansi Hermeneutika Gadamer Dalam Studi Hukum Islam). Jurnal Al Himayah, 4(2), 190.

Sofyan A. P. Kau. (2014). HERMENEUTIKA GADAMER DAN RELEVANSINYA DENGAN TAFSIR. Farabi, 11(2), 115–117.

Thahir, L. S., & Dawing, D. (2022). TELAAH HERMENEUTIKA HANS-GOERG GADAMER; MENUJU PENDEKATAN INTEGRATIF DALAM STUDI ISLAM. Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin Dan Filsafat, 17(2), 353. https://doi.org/10.24239/rsy.v17i2.906

Published

02-04-2024

Scite_ Smart Citation

Dimensions Citation

How to Cite

Jamaly, Z., Hidayatunnisa, N., Azzahra, V., Wahid, R. F., & Nashikin, N. (2024). Menganalisis Pemikiran Filsafat Gadamer (Pemikiran Hermeneutika). Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(1), 01–06. https://doi.org/10.59632/leksikon.v2i1.190