Sitasi dan Referensi

Sitasi dan Referensi dalam LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya bertujuan untuk menjamin kualitas akademik dan integritas ilmiah dalam setiap artikel yang diterbitkan. Sitasi yang tepat tidak hanya memperkuat argumentasi penulis, tetapi juga memberikan apresiasi kepada karya ilmiah sebelumnya serta mencegah praktik plagiarisme. Dengan penggunaan sumber rujukan yang relevan, mutakhir, dan terpercaya di bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya, setiap artikel yang dimuat di LEKSIKON diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, praktik pembelajaran, serta pelestarian dan pemajuan kebudayaan.

Untuk mempermudah pengelolaan referensi, Redaksi LEKSIKON merekomendasikan penggunaan Mendeley Desktop Version sebagai aplikasi pendukung. Mendeley memungkinkan penulis untuk menyimpan, mengelola, dan menyisipkan referensi secara otomatis ke dalam manuskrip. Dengan fitur sinkronisasi antar perangkat, penulis dapat mengakses pustaka referensi mereka kapan saja dan di mana saja, sehingga meningkatkan efisiensi dalam penulisan artikel ilmiah.

Gaya sitasi yang digunakan dalam jurnal ini mengikuti standar APA (American Psychological Association) Edisi ke-7 (APA 7th Edition). Penulis diharapkan untuk memastikan bahwa setiap sumber yang dikutip dalam teks juga tercantum dalam daftar referensi di bagian akhir artikel sesuai dengan format APA 7. Beberapa aspek utama dari gaya sitasi ini mencakup penggunaan nama penulis dan tahun dalam sitasi dalam teks (author-date system), serta format daftar referensi yang mencantumkan informasi lengkap seperti nama penulis, tahun terbit, judul, dan sumber penerbitan. Konsistensi dalam penggunaan gaya sitasi sangat penting untuk menjaga profesionalisme dan keterbacaan artikel ilmiah.

Selain itu, Redaksi LEKSIKON menekankan pentingnya menggunakan referensi dari sumber yang kredibel, seperti jurnal ilmiah nasional terakreditasi, jurnal internasional bereputasi, buku akademik, dan prosiding konferensi. Penggunaan sumber dari website atau blog pribadi yang tidak memiliki dasar akademik yang kuat sebaiknya dihindari. Dengan demikian, kualitas akademik artikel dapat lebih terjamin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembaca.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi, penulis disarankan untuk memeriksa kembali semua referensi yang digunakan sebelum mengirimkan naskah mereka. Mendeley dapat membantu dalam mendeteksi duplikasi referensi, mengelola metadata pustaka, serta memastikan bahwa format sitasi sesuai dengan panduan jurnal. Dengan penerapan sistem referensi yang baik, LEKSIKON berharap dapat terus menjaga integritas akademik dan meningkatkan dampak dari publikasi yang diterbitkan.

Contoh Penulisan Sitasi dalam Teks

  1. Satu penulis
    (Santoso, 2021) atau Santoso (2021) menyatakan bahwa...
  2. Dua penulis
    (Rahman & Sari, 2020) atau Rahman dan Sari (2020) menemukan bahwa...
  3. Tiga atau lebih penulis
    (Wijaya et al., 2019) atau Wijaya et al. (2019) menjelaskan bahwa...
  4. Sitasi langsung dengan nomor halaman
    (Hakim, 2022, p. 45)

Contoh Penulisan Daftar Referensi

  1. Artikel Jurnal dengan DOI
    Santi, V., Nurfitriani, M., & Pratiwi, A. S. (2024). Pengembangan Media Wayang Kartun untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, Dan Budaya2(2), 48–56. https://doi.org/10.59632/leksikon.v2i2.369  
  2. Buku
    Rahman, A., & Sari, T. (2020). Metodologi penelitian pendidikan. Pustaka Akademika.
  3. Prosiding Konferensi
    Wibowo, A. B. S., Sundana, A., Alkarim, L. M. S., & Budiyanto, A. (2024). Inovasi Teknologi dalam Pendidikan : Menciptakan Pembelajaran yang Efektif . Prosiding Seminar Nasional Manajemen4(1), 20–26. Retrieved from https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/PSM/article/view/44725