Analisis Literasi Digital dan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Era Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.59632/leksikon.v3i2.476Keywords:
Kemampuan Literasi Digital, Berpikir Kritis, Platform Media SosialAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis peran literasi digital dalam menunjang pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa di masa dominasi media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai sumber akademis yang relevan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, terutama dalam hal pemilihan, evaluasi, dan pemahaman informasi digital. Sementara itu, media sosial berperan ganda sebagai sarana pembelajaran dan juga sebagai tantangan bagi kemampuan berpikir kritis, tergantung pada sejauh mana pengguna memiliki kesadaran literasi. Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan tinggi guna menghasilkan generasi mahasiswa yang cerdas, etis, dan kritis di tengah arus informasi digital yang melimpah.
Downloads
References
Buwono, S., & Dewantara, J. A. (2020). Keterkaitan antara media internet, aktivitas membaca, dan kegiatan menulis dalam konteks literasi digital mahasiswa. Jurnal Basicedu, 4(4), 1186–1193.
Damayanti, I. (2019). Penguatan karakter melalui optimalisasi literasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Dhewi, A. S., & Ningrum, W. W. (2022). Strategi literasi digital sebagai alat peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang mengambil minat pada jurnalistik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sultan Agung IV, 3.
Dinata, K. B. (2021). Evaluasi kemampuan literasi digital pada mahasiswa. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 19(1), 105–119.
Dinata, K. B. (2021). Kemampuan membaca dan menulis secara digital dalam proses pembelajaran online. Eksponen, 11(1), 20–27.
Ghofur, A., & Raharjo, N. R. B. (2018). Peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dengan menggunakan pendekatan 5E dan SETS yang didukung oleh aplikasi media sosial. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 4(2), 102–112.
Ginting, R. (2020, Februari). Kemampuan membaca dan memahami media pada masa informasi digital di antara mahasiswa di Kota Medan. Serial Konferensi Talenta: Kebijaksanaan Lokal, Sosial, dan Seni (LWSA), 3.
Halik, A. (2021). Layanan bimbingan literasi media untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di kalangan mahasiswa. Jurnal Eduscience, 8(1), 1–11.
Hendaryan, R., Hidayat, T., & Herliani, S. (2022). Pelaksanaan literasi digital untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 142–151.
Khasanah, U., & Herina, H. (2019, Maret). Mengembangkan karakter siswa melalui literasi digital untuk menghadapi tantangan pendidikan di abad 21 (revolusi industri 4.0). Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Nadeak, B., Juwita, C. P., Sormin, E., & Naibaho, L. (2020). Hubungan antara kemampuan berpikir kritis mahasiswa dan penggunaan media sosial terhadap pencapaian pembelajaran selama pandemi Covid-19. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(2), 98–104.
Nugroho, M. W. (2022). Pandangan mahasiswa mengenai literasi digital di platform Instagram sebagai sarana pembelajaran Bahasa Indonesia. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 6(1), 26–35.
Putranto, A., Gandariani, T., Siregar, Y. A., & Khaerudin, R. B. (2025). Hubungan antara tingkat literasi digital dan kemampuan berpikir kritis di kalangan mahasiswa pada era Society 5.0: Sebuah penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Pendidikan, 4(1), 2532–2539.
Ririen, D., & Daryanes, F. (2020). Kajian tentang literasi digital di kalangan mahasiswa. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(1), 210–219.
Riswanti Rini, R., Nurain, S., & Ujang, E. (2020). Kemampuan literasi digital pada mahasiswa dan elemen-elemen yang mempengaruhi. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 171–179.
Saputra, H. N., & Salim, S. (2020). Gambaran perilaku mahasiswa dalam memanfaatkan literasi digital. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(2), 94–101.
Saron, G. M., Windrawanto, Y., & Agustin, A. K. M. (2025). Pengembangan modul literasi: Strategi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam memanfaatkan media sosial. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 260–268.
Suaidah, I., Rahayu, P., Wardani, Z. D., & Munitasari, N. (2022, Desember). Analisis perbandingan media pembelajaran daring melalui Zoom Meeting dan media sosial YouTube terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Prosiding Seminar Nasional Akuntansi, Keuangan, dan Ekonomi (NSAFE), 2.
Syabaruddin, A., & Imamudin, I. (2022). Pelaksanaan literasi digital di antara mahasiswa. Jurnal Eduscience, 9(3), 942–950.
Tentu, A., & Afryaningsih, Y. (2018). Implementasi literasi digital yang mempertimbangkan kearifan lokal dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ririk Sudianto, Wulan Agustina, Annisa Khoerotul Jannah, Rahma Amaliatul Hidayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis mengakui bahwa LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.



