Citra Perempuan Tangguh dalam Novel Tirakating Manah Karya Sela Istigfari: Kajian Kritik Feminisme
DOI:
https://doi.org/10.59632/leksikon.v4i1.585Keywords:
Kritik Feminisme, Citra Perempuan, Sastra Feminis, Tirakating ManahAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji citra perempuan tangguh dalam novel Tirakating Manah karya Sela Istigfari melalui pendekatan kritik feminis. Dalam banyak karya sastra, perempuan sering direpresentasikan sebagai sosok yang lemah, pasif, dan berada pada posisi subordinat akibat kuatnya budaya patriarki. Representasi tersebut secara tidak langsung memperkuat stereotip dan ketimpangan gender dalam kehidupan sosial. Namun, novel Tirakating Manah menghadirkan gambaran yang berbeda. Tokoh perempuan dalam novel ini digambarkan memiliki keteguhan hati, kemandirian berpikir, serta keberanian dalam menghadapi tekanan dan konflik sosial budaya yang melingkupinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap teks novel sebagai sumber data utama. Analisis difokuskan pada sikap, tindakan, dan dialog tokoh perempuan yang mencerminkan nilai-nilai ketangguhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan tidak semata-mata diposisikan sebagai korban keadaan, melainkan sebagai subjek aktif yang mampu menentukan pilihan hidupnya. Dengan demikian, novel ini memuat kritik feminis yang relevan dan sejalan dengan upaya memperjuangkan kesetaraan gender dalam konteks masyarakat modern.
Downloads
References
Istigfari, S. (2025). Tirakating Manah. Semarang: Tabrika Press.
Putri, A., & Lestari, D. (2021). Representasi perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Kajian Gender, 14(2), 101–115.
Rahmawati, S. (2020). Patriarki dan stereotip gender dalam karya sastra. Jurnal Humaniora, 9(1), 45–58.
Sari, M. (2023). Citra perempuan dan perlawanan simbolik dalam novel modern. Jurnal Sastra dan Budaya, 18(3), 201–214.
Tong, R. (2020). Feminist Thought: A Comprehensive Introduction. New York: Routledge.
Wahyuni, E. (2022). Kritik feminisme sebagai pendekatan dalam kajian sastra. Jurnal Ilmu Sastra, 11(2), 89–102.
Utami, R. (2020). Stereotip gender dan representasi perempuan dalam novel Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 15(1), 67–79.
Nugroho, A., & Puspitasari, L. (2021). Perempuan dan relasi kuasa dalam sastra patriarkal. Jurnal Kajian Budaya, 10(2), 134–147.
Fitriani, D. (2022). Kesadaran gender tokoh perempuan dalam novel Indonesia kontemporer. Jurnal Gender dan Sastra, 7(1), 55–68.
Pratiwi, N. (2023). Perlawanan simbolik perempuan terhadap budaya patriarki dalam novel. Jurnal Kritik Sastra, 12(2), 90–104.
Hidayati, S., & Anwar, M. (2024). Kritik feminisme dan representasi perempuan berdaya dalam sastra modern. Jurnal Sastra Indonesia, 19(1), 1–15.
Susanti, E. (2024). Perempuan, identitas, dan kemandirian dalam narasi sastra kontemporer. Jurnal Wacana Gender, 6(2), 78–92.
Angraini, Purwanti. (2016). Citra tokoh perempuan dalam cerita anak indonesia (sebuah pendekatan kritik feminisme). Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 2(1), 67-76.
Arimbi, D. A. (2019). Feminisme dan representasi perempuan dalaam sastra Indonesia modern. Jurnal Poetika, 7(1), 1-12
Astuti, P. (2020). Subjektivitas perempuan dalam novel Indonesia kontemporer: Perspektif feminisme. Jurnal Sastra Indonesia, 9(2), 120-131.
Handayani, T., & Kurniawan, H. (2021). Tubuh, identitas, dan resistensi perempuan dalam karya sastra Indonesia. Jurnal Kajian Gender, 13(1), 33-47.
Lestari, I. (2019). Kitik feminisme terhadap tokoh perempuan dalam novel berlatar budaya patriarki. Jurnal Bahasa dan Seni, 47(2), 155-168.
Mulyani, S. (2022). Representasi perempuan berdaya dalam novel Indonesia pascareformasi. Jurnal Humaniora, 24(3), 289-301.
Ningsih, R. (2020). Perlawanan simbolik tokoh perempuan terhadap hegemoni patriarki dalam novel Indonesia. Jurnal Kritik Sastra, 8(1), 41-54.
Safitri, D., & Prabowo, A. (2023). Kesadaran gender dan konstruksi identitas perempuan dalam sastra modern. Jurnal Wacana Sastra, 15(2), 98-112.
Wulandari, E. (2021). Perempuan sebagai subjek narasi dalam novel Indonesia kontemporer: Kajian feminisme sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(1), 65-77.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Melani Diah Prastiwi, Krisna Pebryawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis mengakui bahwa LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.



