PENGIRIMAN NASKAH
Data & Reprodusibilitas
Ketersediaan Data & Reprodusibilitas
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat mendukung transparansi, keterlacakan, dan keandalan informasi yang mendasari artikel yang diterbitkan. Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa data, dokumentasi, metode, instrumen, protokol, hasil evaluasi, dan material pendukung lain yang digunakan untuk mendukung hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaporkan secara akurat dan memadai.
Ketersediaan data dan material pendukung harus disesuaikan dengan karakter kegiatan dan jenis artikel. ABDI UNISAP tidak mewajibkan seluruh data mentah atau dokumentasi kegiatan untuk tersedia secara terbuka apabila keterbukaan tersebut tidak relevan atau dapat bertentangan dengan kelaikan etik, perlindungan data pribadi, kerahasiaan, persetujuan peserta, kesepakatan dengan mitra, hak pihak ketiga, atau hak kekayaan intelektual.
Kebijakan ini juga memperhatikan prinsip transparansi data dan reprodusibilitas yang dibahas oleh COPE Guidance on Data Sharing and Reproducibility ↗.
Transparansi Data dan Informasi
Data dan informasi yang digunakan dalam artikel harus menggambarkan secara jujur kegiatan yang telah dilaksanakan. Penulis tidak diperkenankan membuat data atau informasi yang tidak pernah ada, merekayasa atau memanipulasi data, menghilangkan informasi penting secara menyesatkan, atau menyajikan hasil yang tidak sesuai dengan kondisi kegiatan yang sebenarnya.
Artikel harus memberikan informasi yang cukup untuk mendukung hasil, pembahasan, dan kesimpulan yang disampaikan. Apabila kegiatan menggunakan kuesioner, instrumen evaluasi, hasil pengukuran, observasi, wawancara, dokumentasi, rekaman, data administratif, atau sumber informasi lainnya, sumber dan cara memperoleh informasi tersebut harus dijelaskan secara memadai sesuai dengan karakter kegiatan.
Data, dokumentasi, dan material pendukung yang dilaporkan harus konsisten dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang sebenarnya dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan apabila diperlukan dalam proses editorial atau pemeriksaan integritas.
Ketersediaan Data dan Material Pendukung
Apabila relevan dengan karakter artikel, penulis diharapkan menyediakan informasi mengenai ketersediaan data, metode, protokol, instrumen, kode, atau material pendukung lain yang menjadi dasar hasil yang dilaporkan.
Data atau material pendukung dapat tersedia melalui repositori institusi, repositori data yang sesuai, materi tambahan (supplementary material), sumber daring yang dapat diakses secara sah, atau berdasarkan permintaan yang wajar kepada penulis korespondensi apabila mekanisme tersebut sesuai dengan sifat data.
Apabila data atau material pendukung tersedia secara terbuka, penulis harus memberikan informasi yang memungkinkan data tersebut ditemukan, seperti nama repositori, DOI, nomor akses, atau informasi pengenal lainnya.
Apabila data tidak dapat dibuka kepada publik, pembatasan tersebut harus dijelaskan secara transparan apabila relevan dengan artikel. Pembatasan dapat didasarkan pada alasan etik, perlindungan data pribadi, kerahasiaan peserta atau mitra, kesepakatan penggunaan data, hak kekayaan intelektual, hak pihak ketiga, atau ketentuan hukum yang berlaku.
Pernyataan Ketersediaan Data
Untuk artikel yang menghasilkan, mengumpulkan, atau menggunakan data yang secara material mendukung hasil dan kesimpulan artikel, penulis perlu memberikan informasi yang jelas mengenai status ketersediaan data tersebut. Pernyataan Ketersediaan Data (Data Availability Statement) dapat digunakan untuk menjelaskan bagaimana data atau material pendukung dapat diakses atau alasan pembatasan aksesnya.
Pernyataan dapat disesuaikan dengan kondisi data, antara lain:
- Data tersedia secara terbuka: Data yang mendukung artikel ini tersedia pada [nama repositori] melalui [DOI/nomor akses].
- Data tersedia berdasarkan permintaan: Data yang mendukung hasil artikel ini tersedia dari penulis korespondensi berdasarkan permintaan yang wajar dan dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku.
- Data memiliki pembatasan akses: Data tidak tersedia secara terbuka karena memuat informasi yang dilindungi oleh ketentuan privasi, kerahasiaan, persetujuan peserta, atau kesepakatan dengan mitra kegiatan.
- Tidak terdapat dataset terpisah: Seluruh informasi yang mendukung hasil kegiatan telah disajikan dalam artikel dan tidak terdapat dataset terpisah yang tersedia untuk dibagikan.
Pernyataan Ketersediaan Data disesuaikan dengan karakter artikel dan tidak dimaksudkan untuk memaksa publikasi data yang secara etik, hukum, atau kontraktual harus dilindungi.
Perlindungan Data Peserta dan Mitra
Data yang memungkinkan identifikasi peserta, anggota masyarakat, atau mitra tidak boleh dibuka kepada publik apabila tidak terdapat dasar persetujuan atau dasar lain yang sah untuk pengungkapan tersebut.
Apabila data dibagikan, informasi yang dapat mengungkap identitas individu harus dianonimkan, disamarkan, atau dilindungi dengan metode lain yang sesuai apabila diperlukan.
Data pribadi, data kesehatan, informasi mengenai anak atau kelompok rentan, rekaman wawancara, foto, video, hasil pemeriksaan, dan informasi sensitif lainnya harus dikelola sesuai dengan persetujuan yang diberikan, tujuan pengumpulan data, prinsip perlindungan privasi, kerahasiaan, dan ketentuan etik yang berlaku.
Ketersediaan dan pembagian data tidak boleh mengorbankan hak, keselamatan, privasi, martabat, atau kerahasiaan peserta dan harus konsisten dengan Etika Pengabdian & Persetujuan Etik ABDI UNISAP.
Data dan Informasi Milik Mitra
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dapat menghasilkan atau menggunakan data, dokumen, informasi organisasi, catatan program, maupun material lain yang dimiliki atau dikelola bersama mitra. Penulis harus memperhatikan hak dan kewenangan mitra terhadap informasi tersebut sebelum menjadikannya tersedia untuk pihak lain.
Data atau dokumen yang berdasarkan kesepakatan dengan mitra bersifat terbatas atau rahasia tidak harus dibagikan secara terbuka. Apabila pembatasan tersebut berpengaruh terhadap akses pembaca terhadap bukti pendukung artikel, kondisi tersebut harus dijelaskan secara transparan sejauh tidak membuka informasi yang dilindungi.
Reprodusibilitas dan Keterlacakan Kegiatan
Penulis harus menjelaskan metode pelaksanaan kegiatan secara cukup rinci agar pembaca dapat memahami apa yang dilakukan, kepada siapa kegiatan dilaksanakan, bagaimana kegiatan berlangsung, bagaimana data atau informasi diperoleh, serta bagaimana hasil atau keberhasilan program dinilai.
Informasi yang relevan dapat mencakup:
- lokasi dan konteks kegiatan;
- karakteristik masyarakat sasaran atau mitra;
- tahapan dan durasi pelaksanaan;
- metode, pendekatan, atau bentuk intervensi yang digunakan;
- instrumen atau material pendukung yang digunakan;
- cara memperoleh data atau informasi;
- indikator atau kriteria keberhasilan; dan
- teknik pengolahan atau analisis data apabila digunakan.
Dalam konteks Pengabdian kepada Masyarakat, reprodusibilitas tidak selalu berarti bahwa kegiatan yang diterapkan di tempat berbeda harus menghasilkan keluaran atau dampak yang identik. Karakteristik masyarakat, kebutuhan mitra, kondisi sosial dan budaya, sumber daya, lingkungan, dan konteks lokal dapat memengaruhi pelaksanaan maupun hasil kegiatan.
ABDI UNISAP karena itu menekankan transparansi metode dan keterlacakan proses agar kegiatan dapat dipahami, dievaluasi, dan apabila sesuai dapat direplikasi, diadaptasi, atau dikembangkan oleh masyarakat, praktisi, maupun pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat lainnya.
Pemeriksaan oleh Tim Editor dan Mitra Bestari
Dalam proses editorial atau Proses Penelaahan Sejawat, Tim Editor dan Mitra Bestari dapat meminta penjelasan mengenai data, metode, instrumen, dokumentasi, hasil analisis, protokol, atau material pendukung apabila diperlukan untuk menilai keandalan informasi yang dilaporkan dalam naskah.
Apabila diperlukan untuk verifikasi atau pemeriksaan integritas, Tim Editor dapat meminta penulis menyediakan data atau bukti pendukung secara terbatas tanpa mengharuskan data tersebut dipublikasikan kepada umum. Penanganan data yang diberikan untuk keperluan tersebut tetap harus memperhatikan kerahasiaan, perlindungan data pribadi, dan hak pihak yang terkait.
Apabila data atau material yang diminta tidak dapat diberikan karena alasan etik, hukum, privasi, kerahasiaan, hak kekayaan intelektual, atau kesepakatan dengan mitra, penulis harus memberikan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ketidaksesuaian material antara data atau bukti pendukung dengan informasi yang dilaporkan, atau indikasi fabrikasi dan falsifikasi, dapat ditindaklanjuti sesuai dengan Penanganan Pelanggaran Integritas Akademik ABDI UNISAP.
Permasalahan Setelah Publikasi
Apabila setelah publikasi ditemukan persoalan mengenai keandalan data, dokumentasi, metode, atau material pendukung artikel, Tim Editor dapat melakukan pemeriksaan dan meminta klarifikasi serta bukti yang diperlukan dari penulis atau pihak terkait.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa diperlukan perubahan terhadap rekam publikasi, penanganan lebih lanjut mengikuti Koreksi, Retraksi & Penarikan Naskah ABDI UNISAP.



