Sitasi dan Referensi

Sitasi dan Referensi


ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat menggunakan gaya sitasi dan penulisan daftar pustaka berdasarkan American Psychological Association (APA) Edisi Ketujuh (APA 7th Edition). Sitasi dalam teks menggunakan sistem penulis–tahun (author–date system). Setiap sumber yang disitasi dalam teks wajib tercantum dalam Daftar Pustaka, dan setiap sumber yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka harus dirujuk dalam teks. Ketentuan penulisan sitasi dan referensi mengacu pada pedoman APA Style .

Penulis bertanggung jawab atas ketepatan, kelengkapan, dan keterlacakan seluruh sumber yang digunakan. Referensi harus relevan dengan substansi artikel dan berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Minimal 80% sumber acuan harus berupa referensi primer, terutama artikel jurnal ilmiah, dengan prioritas pada publikasi dalam 10 tahun terakhir. Sumber yang lebih lama dapat digunakan apabila merupakan rujukan fundamental, sumber asli suatu konsep atau metode, atau memiliki relevansi khusus dengan kegiatan pengabdian yang dilaporkan.

Sumber dari jurnal ilmiah peer-reviewed, buku akademik, prosiding ilmiah, laporan penelitian, serta dokumen resmi lembaga dapat digunakan sesuai dengan relevansinya. Penggunaan blog pribadi, situs web yang tidak memiliki identitas atau otoritas yang jelas, serta sumber yang tidak dapat diverifikasi secara akademik harus dihindari. Apabila suatu sumber memiliki Digital Object Identifier (DOI), DOI harus dicantumkan dalam format https://doi.org/....

Pengelolaan sitasi dan Daftar Pustaka dilakukan dengan menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote. Penulis tetap bertanggung jawab untuk memeriksa kesesuaian nama penulis, tahun publikasi, judul, nama sumber, volume, nomor, halaman, DOI, URL, serta metadata lainnya sebelum naskah dikirimkan.

Integritas Sitasi


Sitasi hanya digunakan untuk memberikan atribusi terhadap gagasan, data, metode, atau temuan yang relevan dengan isi artikel. Penulis tidak diperkenankan mencantumkan referensi yang tidak digunakan, sumber yang tidak dapat diverifikasi, maupun melakukan sitasi secara berlebihan untuk meningkatkan jumlah sitasi terhadap penulis, jurnal, atau pihak tertentu.

Editor dan reviewer dapat menyarankan penambahan atau penggantian referensi apabila diperlukan untuk memperkuat substansi artikel. Setiap rekomendasi sitasi harus memiliki hubungan ilmiah yang jelas dengan naskah dan tidak boleh digunakan sebagai persyaratan untuk meningkatkan sitasi terhadap karya editor, reviewer, atau jurnal. Ketentuan ini sejalan dengan pedoman COPE mengenai citation manipulation .

Contoh Penulisan Sitasi dalam Teks


  1. Satu penulis
    (Santoso, 2021) atau Santoso (2021).
  2. Dua penulis
    (Rahman & Sari, 2020) atau Rahman dan Sari (2020).
    Untuk artikel berbahasa Inggris: Rahman and Sari (2020).
  3. Tiga penulis atau lebih
    (Wijaya et al., 2019) atau Wijaya et al. (2019).
  4. Kutipan langsung
    (Hakim, 2022, p. 45).
    Untuk kutipan yang mencakup lebih dari satu halaman: (Hakim, 2022, pp. 45–46).

Contoh Penulisan Daftar Pustaka


  1. Artikel Jurnal dengan DOI
    Maure, O. P., Lalang, A. R., Fallo, S. I., Nay, F. A., Pote, F., & Mauleto, K. (2024). Sosialisasi pengenalan konsep etnomatematika kepada siswa dan guru SMA Negeri 3 Amarasi Timur. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 164–172. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v2i2.305
  2. Buku
    Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
  3. Artikel dalam Prosiding
    Wibowo, A. B. S., Sundana, A., Alkarim, L. M. S., & Budiyanto, A. (2024). Inovasi teknologi dalam pendidikan: Menciptakan pembelajaran yang efektif. Prosiding Seminar Nasional Manajemen, 4(1), 20–26. https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/PSM/article/view/44725