Eksposur Visual tanpa Izin di TikTok: Analisis Kritis Privasi Anak Usia Dini

Authors

  • Alya Nabila Nailatul Izza Universitas Negeri Islam K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Tasya Aulia Zahra Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Nur Khasanah Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.768

Keywords:

Privasi Anak, TikTok, Guru PAUD, Eksposur Visual, Etika Digital

Abstract

Perkembangan TikTok sebagai media sosial berbasis video pendek telah memengaruhi praktik dokumentasi dan publikasi kegiatan pembelajaran di lingkungan pendidikan anak usia dini. Guru PAUD semakin sering membagikan video aktivitas anak di sekolah, tetapi praktik tersebut berpotensi menimbulkan persoalan privasi ketika wajah, suara, ekspresi, atribut sekolah, dan aktivitas personal anak dipublikasikan tanpa mekanisme persetujuan yang jelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pelanggaran privasi anak usia dini melalui eksposur visual tanpa izin di TikTok serta mengkaji perilaku digital guru PAUD dari perspektif etika digital dan perlindungan hak anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-kritis. Data dikumpulkan melalui observasi digital non-partisipan, dokumentasi konten TikTok, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama, yaitu pergeseran fungsi dokumentasi pembelajaran menjadi konsumsi publik, eksposur identitas visual anak, lemahnya mekanisme persetujuan, pengaruh budaya viralitas, dan terbentuknya jejak digital anak sejak usia dini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik eksposur visual anak di TikTok bukan hanya persoalan penggunaan media sosial, tetapi juga menyangkut tanggung jawab profesional guru dalam melindungi privasi, martabat, dan kepentingan terbaik anak di ruang digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, C. (2018). Internet celebrity: Understanding fame online. Emerald Publishing.

Blum-Ross, A., & Livingstone, S. (2017). “Sharenting,” parent blogging, and the boundaries of the digital self. Popular Communication, 15(2), 110–125. https://doi.org/10.1080/15405702.2016.1223300

Bucher, T. (2018). If... then: Algorithmic power and politics. Oxford University Press.

Livingstone, S., & Third, A. (2017). Children and young people’s rights in the digital age: An emerging agenda. New Media & Society, 19(5), 657–670. https://doi.org/10.1177/1461444816686318

Steinberg, S. B. (2017). Sharenting: Children’s privacy in the age of social media. Emory Law Journal, 66(4), 839–884.

Stoilova, M., Nandagiri, R., & Livingstone, S. (2021). Children’s understanding of personal data and privacy online: A systematic evidence mapping. Information, Communication & Society, 24(4), 557–575. https://doi.org/10.1080/1369118X.2019.1657164

Zeng, J., Abidin, C., & Schäfer, M. S. (2021). Research perspectives on TikTok and its legacy apps. International Journal of Communication, 15, 3161–3172.

Published

30-06-2026

Scite_ Smart Citation

Dimensions Citation

How to Cite

Izza, A. N. N., Tasya Aulia Zahra , T., & Khasanah, N. (2026). Eksposur Visual tanpa Izin di TikTok: Analisis Kritis Privasi Anak Usia Dini. SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 117–125. https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.768

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.