Persepsi Generasi Z Laki-Laki terhadap Minat Menjadi Guru Taman Kanak-Kanak: Studi Deskriptif pada Siswa SMA Negeri 3 Malang

Authors

  • Priska Akwila Buana Universitas Negeri Malang
  • Ahmad Samawi Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.814

Keywords:

Generasi Z, Siswa Laki-Laki, Minat Karir, Guru Taman Kanak-Kanak, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Ketimpangan gender dalam profesi guru Taman Kanak-Kanak masih menjadi persoalan dalam pendidikan anak usia dini. Jumlah guru laki-laki pada jenjang TK relatif sangat sedikit dibandingkan guru perempuan, sehingga penting untuk mengkaji bagaimana persepsi generasi muda laki-laki terhadap profesi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi Generasi Z laki-laki terhadap minat menjadi guru Taman Kanak-Kanak pada siswa SMA Negeri 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa laki-laki yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, meliputi mean, median, modus, standar deviasi, nilai minimum, dan nilai maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata persepsi responden sebesar 73,2, median 74, modus 76, standar deviasi 3,62, nilai minimum 66, dan nilai maksimum 78. Berdasarkan kategori rentang skor, hasil tersebut termasuk dalam kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa laki-laki Generasi Z memiliki persepsi yang positif terhadap profesi guru TK dan menunjukkan adanya keterbukaan terhadap pilihan karier yang selama ini cenderung dipersepsikan sebagai profesi perempuan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan bimbingan karier dan sosialisasi profesi guru TK secara lebih inklusif untuk mendorong partisipasi laki-laki dalam pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdiana, A., Samawi, A., & Manningtyas, R. D. T. (2024). Analisis pengetahuan pedagogik guru pendidikan anak usia dini di Kecamatan Sekadau Hilir Kalimantan Barat. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(2), 951–962.

Apriani, H. (2022). Psikologi pendidikan. Rajawali.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Fitra, N. A. (2023). Making vocational choice: A theory of vocational personalities and work environments. Psychological Assessment Resources.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). Determining sample size for research activities. Educational and Psychological Measurement, 30(3), 607–610.

Margono, S. (2009). Metodologi penelitian pendidikan. Rineka Cipta.

Sapan, N. (2023). Belajar dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sujarweni, V. W., & Endrayanto, P. (2012). Statistika untuk penelitian. Graha Ilmu.

Yuliawan, E. (2023). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Published

30-06-2026

Scite_ Smart Citation

Dimensions Citation

How to Cite

Buana, P. A., & Samawi, A. (2026). Persepsi Generasi Z Laki-Laki terhadap Minat Menjadi Guru Taman Kanak-Kanak: Studi Deskriptif pada Siswa SMA Negeri 3 Malang. SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 78–85. https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.814

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.