Pentingnya Etika Kejujuran dan Komunikasi Santun pada Anak Usia Dini di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.721Keywords:
Anak Usia Dini, Era Digital , Etika Kejujuran, Komunikasi Santun, Pendidikan KarakterAbstract
Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap kehidupan anak usia dini, terutama dalam cara anak memperoleh informasi, berinteraksi, dan meniru perilaku dari lingkungan sekitarnya. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter, khususnya nilai kejujuran dan komunikasi santun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penanaman etika kejujuran dan komunikasi santun pada anak usia dini di era digital serta menjelaskan peran keluarga dan sekolah dalam membangun karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen pendukung yang relevan, kemudian dianalisis melalui analisis isi dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejujuran dan komunikasi santun merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak usia dini. Paparan media digital tanpa pendampingan berpotensi memengaruhi bahasa, perilaku, dan nilai moral anak. Oleh karena itu, keluarga dan sekolah perlu berperan aktif melalui keteladanan, pembiasaan, komunikasi positif, pengawasan penggunaan media digital, serta pemanfaatan konten edukatif. Penanaman nilai kejujuran dan komunikasi santun secara konsisten dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai moral dan budaya.
Downloads
References
Airenti, G., & Angeleri, R. (2011). Situation-sensitive use of insincerity: Pathways to communication in young children. British Journal of Developmental Psychology, 29(4), 765–782. https://doi.org/10.1348/2044-835X.002007
Bandura, A., Ross, D., & Ross, S. A. (1961). Transmission of aggression through imitation of aggressive models. The Journal of Abnormal and Social Psychology, 63(3), 575–582.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Budiarti, M., & Prasetyawati DH, D. (2019). Membangun komunikasi positif orang tua dengan anak usia dini di era digital. Dalam Prosiding SNPAUD 2019 (hlm. 78–87). Universitas PGRI Semarang.
Cahyaningrum, E. S., Sudaryanti, S., & Purwanto, N. A. (2017). Pengembangan nilai-nilai karakter anak usia dini melalui pembiasaan dan keteladanan. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 203–213. https://doi.org/10.21831/jpa.v6i2.17707
Grant, M. J., & Booth, A. (2009). A typology of reviews: An analysis of 14 review types and associated methodologies. Health Information & Libraries Journal, 26(2), 91–108. https://doi.org/10.1111/j.1471-1842.2009.00848.x
Gunarsa, S. D. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.
Hurlock, E. B. (2015). Perkembangan anak. Erlangga.
Madigan, S., Browne, D., Racine, N., Mori, C., & Tough, S. (2019). Association between screen time and children’s performance on a developmental screening test. JAMA Pediatrics, 173(3), 244–250. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2018.5056
Mallawaarachchi, S., Burley, J., Mavilidi, M., et al. (2024). Early childhood screen use contexts and cognitive and psychosocial outcomes: A systematic review and meta-analysis. JAMA Pediatrics, 178(10), 1017–1026. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2024.2620
Mulianah, B., Purwati, D., Mahmud, B., & Harpina, H. (2024). Pengaruh metode pembiasaan untuk menanamkan karakter jujur pada anak usia 5–6 tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(1), 242–257.
Santrock, J. W. (2019). Child development. McGraw-Hill Education.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Takahashi, I., Obara, T., Ishikuro, M., et al. (2023). Screen time at age 1 year and communication and problem-solving developmental delay at 2 and 4 years. JAMA Pediatrics, 177(10), 1039–1046. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2023.3057
Talwar, V., Arruda, C., & Yachison, S. (2015). The effects of punishment and appeals for honesty on children’s truth-telling behavior. Journal of Experimental Child Psychology, 130, 209–217. https://doi.org/10.1016/j.jecp.2014.09.011
Talwar, V., Gordon, H. M., & Lee, K. (2008). Social and cognitive correlates of children’s lying behavior. Child Development, 78(3), 866–881. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2007.01034.x
Viana, R. O., Masruroh, F., & Hindayani, S. (2025). Penanaman karakter anak usia dini melalui kantin kejujuran di TK Al Mubarok Sempu Banyuwangi. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 8(1).
Yasbiati, Y., Mulyana, E. H., Rahman, T., & Qonita, Q. (2019). Profil kejujuran anak usia 5–6 tahun di RA At-Taufiq Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 99–106. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i2.28591
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nilatul Asna, Fadia Hasanah, Nur Khasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.





