Pentingnya Etika Kejujuran dan Komunikasi Santun pada Anak Usia Dini di Era Digital

Authors

  • Nilatul Asna Universitas Negeri Islam K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Fadia Hasanah Universitas Negeri Islam K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Nur Khasanah Universitas Negeri Islam K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.721

Keywords:

Anak Usia Dini, Era Digital , Etika Kejujuran, Komunikasi Santun, Pendidikan Karakter

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap kehidupan anak usia dini, terutama dalam cara anak memperoleh informasi, berinteraksi, dan meniru perilaku dari lingkungan sekitarnya. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter, khususnya nilai kejujuran dan komunikasi santun. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penanaman etika kejujuran dan komunikasi santun pada anak usia dini di era digital serta menjelaskan peran keluarga dan sekolah dalam membangun karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen pendukung yang relevan, kemudian dianalisis melalui analisis isi dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejujuran dan komunikasi santun merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak usia dini. Paparan media digital tanpa pendampingan berpotensi memengaruhi bahasa, perilaku, dan nilai moral anak. Oleh karena itu, keluarga dan sekolah perlu berperan aktif melalui keteladanan, pembiasaan, komunikasi positif, pengawasan penggunaan media digital, serta pemanfaatan konten edukatif. Penanaman nilai kejujuran dan komunikasi santun secara konsisten dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai moral dan budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Airenti, G., & Angeleri, R. (2011). Situation-sensitive use of insincerity: Pathways to communication in young children. British Journal of Developmental Psychology, 29(4), 765–782. https://doi.org/10.1348/2044-835X.002007

Bandura, A., Ross, D., & Ross, S. A. (1961). Transmission of aggression through imitation of aggressive models. The Journal of Abnormal and Social Psychology, 63(3), 575–582.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Budiarti, M., & Prasetyawati DH, D. (2019). Membangun komunikasi positif orang tua dengan anak usia dini di era digital. Dalam Prosiding SNPAUD 2019 (hlm. 78–87). Universitas PGRI Semarang.

Cahyaningrum, E. S., Sudaryanti, S., & Purwanto, N. A. (2017). Pengembangan nilai-nilai karakter anak usia dini melalui pembiasaan dan keteladanan. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 203–213. https://doi.org/10.21831/jpa.v6i2.17707

Grant, M. J., & Booth, A. (2009). A typology of reviews: An analysis of 14 review types and associated methodologies. Health Information & Libraries Journal, 26(2), 91–108. https://doi.org/10.1111/j.1471-1842.2009.00848.x

Gunarsa, S. D. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. BPK Gunung Mulia.

Hurlock, E. B. (2015). Perkembangan anak. Erlangga.

Madigan, S., Browne, D., Racine, N., Mori, C., & Tough, S. (2019). Association between screen time and children’s performance on a developmental screening test. JAMA Pediatrics, 173(3), 244–250. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2018.5056

Mallawaarachchi, S., Burley, J., Mavilidi, M., et al. (2024). Early childhood screen use contexts and cognitive and psychosocial outcomes: A systematic review and meta-analysis. JAMA Pediatrics, 178(10), 1017–1026. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2024.2620

Mulianah, B., Purwati, D., Mahmud, B., & Harpina, H. (2024). Pengaruh metode pembiasaan untuk menanamkan karakter jujur pada anak usia 5–6 tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(1), 242–257.

Santrock, J. W. (2019). Child development. McGraw-Hill Education.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Takahashi, I., Obara, T., Ishikuro, M., et al. (2023). Screen time at age 1 year and communication and problem-solving developmental delay at 2 and 4 years. JAMA Pediatrics, 177(10), 1039–1046. https://doi.org/10.1001/jamapediatrics.2023.3057

Talwar, V., Arruda, C., & Yachison, S. (2015). The effects of punishment and appeals for honesty on children’s truth-telling behavior. Journal of Experimental Child Psychology, 130, 209–217. https://doi.org/10.1016/j.jecp.2014.09.011

Talwar, V., Gordon, H. M., & Lee, K. (2008). Social and cognitive correlates of children’s lying behavior. Child Development, 78(3), 866–881. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2007.01034.x

Viana, R. O., Masruroh, F., & Hindayani, S. (2025). Penanaman karakter anak usia dini melalui kantin kejujuran di TK Al Mubarok Sempu Banyuwangi. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 8(1).

Yasbiati, Y., Mulyana, E. H., Rahman, T., & Qonita, Q. (2019). Profil kejujuran anak usia 5–6 tahun di RA At-Taufiq Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 99–106. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i2.28591

Published

30-06-2026

Scite_ Smart Citation

Dimensions Citation

How to Cite

Asna, N., Hasanah, F., & Khasanah, N. (2026). Pentingnya Etika Kejujuran dan Komunikasi Santun pada Anak Usia Dini di Era Digital. SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 134–141. https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.721

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.