Desain Model Pembelajaran Experiential Learning untuk Menginternalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.59632/sjpp.v3i2.498Keywords:
Experiential Learning, Pendidikan Pancasila, Desain Pembelajaran, Pendidikan TinggiAbstract
Penerapan Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi masih berorientasi pada penguasaan konten sehingga belum sepenuhnya mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara kontekstual pada mahasiswa. Kondisi ini menuntut adanya strategi pembelajaran yang lebih reflektif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan keilmuan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual desain pembelajaran Experiential Learning yang dimodifikasi untuk meningkatkan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Kajian ini menggunakan pendekatan studi konseptual kualitatif melalui telaah sistematis terhadap literatur Experiential Learning, pendidikan nilai, serta model Miller & Maellaro (2016) yang menjadi dasar pengembangan desain. Model yang dirumuskan terdiri atas tujuh tahapan, meliputi Concrete Experience, Field Research, Reflective Observation dengan Root Cause Analysis dan team reflection, Abstract Conceptualization melalui abstraksi primer dan predikat, serta Active Experimentation berbasis pendekatan 4F. Kerangka ini mengintegrasikan pengalaman nyata mahasiswa dengan proses analisis kritis dan refleksi moral untuk memperkuat relevansi pembelajaran sesuai karakteristik berbagai disiplin ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Experiential Learning berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kesadaran moral, dan internalisasi nilai-nilai Pancasila secara lebih mendalam. Desain ini juga memberikan alternatif model pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual bagi dosen dalam mengimplementasikan Pendidikan Pancasila. Mengingat sifat kajian yang konseptual, penelitian empiris lanjutan diperlukan untuk menguji efektivitas model ini dalam konteks pendidikan tinggi yang beragam.
Downloads
References
Asyafah, A. (2019). Menimbang Model Pembelajaran (Kajian Teoretis-Kritis atas Model Pembelajaran dalam Pendidikan Islam). TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education, 6(1), 19–32. https://doi.org/10.17509/t.v6i1.20569
Bahrudin, F. A. (2020). Peran Mata Kuliah Pendidikan Pancasila Sebagai Mata Kuliah Wajib Umum Dalam Mengembangkan Kepribadian Mahasiswa Yang Sesuai Dengan Nilai-Nilai Pancasila. Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, Dan Politik, 3(1), 49–66. https://doi.org/10.47080/propatria.v3i1.776
Beard, C., & Wilson, J. T. (2013). Experiential Learning (Issue september 2016). Kogan Page Limited.
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university. What the student does (4th Edn.). In Innovations in Education and Teaching International (Vol. 50, Issue 4).
Dinarti, N. S., & Dewi, D. A. (2022). Pentingnya Peran Pendidikan Pancasila di Kalangan Mahasiswa Untuk Mencegah Paham Radikalisme. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1968–1974.
Fadilah, N., & Najicha, F. U. (2022). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Sila Pertama Dalam Era Pembelajaran Daring Universitas Sebelas Maret. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 72–78. https://doi.org/10.33061/JGZ.V11I1.7471
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of Teaching (Pearson Education (ed.)).
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as The Source of Learning and Development. In Prentice Hall, Inc. (Issue 1984). Pearson Education, Inc. https://doi.org/10.1016/B978-0-7506-7223-8.50017-4
Marwa, A. F., & Najicha, F. U. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Lingkungan Universitas. Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(2), 78–81. https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v5i2.5061
Miller, R. J., & Maellaro, R. (2016). Getting to the Root of the Problem in Experiential Learning: Using Problem Solving and Collective Reflection to Improve Learning Outcomes. Journal of Management Education, 40(2), 170–193. https://doi.org/10.1177/1052562915623822
Ratri, E. P., & Najicha, F. U. (2022). Urgensi Pancasila Dalam Menanamkan Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda Di Era Globalisasi. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 25–33. https://doi.org/10.33061/JGZ.V11I1.7455
Ravitch, S., & Carl, N. (2021). Qualitative Research: Bridging the Conceptual, Theoretical, and Methodological. Qualitative Research: Bridging the Conceptual, Theoretical, and Methodological, 32–61.
Sangwan, D., Singh, R., & Sangwan, K. S. (2022). Experiential learning: integrating learning and experience in shaping the future of the engineers. SEFI 2022 - 50th Annual Conference of the European Society for Engineering Education, Proceedings, 1547–1555. https://doi.org/10.5821/conference-9788412322262.1408
Senapati, S., & Selvam, A. A. A. (2025). Promoting Higher-Order Thinking Skills Through Experiential e-Learning for School Chemistry Topics. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 97. https://doi.org/10.1080/00098655.2024.2448808
Sihombing, G., Lubis, L., & Oktavianda, M. (2024). Effectiveness Of Pancasila And Citizenship Education Learning. JILPR Journal Indonesia Law and Policy Review, 6, 1–12. https://doi.org/10.56371/jirpl.v6i1.305
Silberman, M. (2007). Handbook of experiential learning. In jhon wiley. https://doi.org/10.1111/j.1467-8535.2008.00925_9.x
UGM, U. (2022). Keputusan Rektor Nomor 1091/UN1.P/KPT/HUKOR/2022 Tentang Penyelenggaraan Mata Kuliah Wajib Kurikulum. In Universitas Gajah Mada (pp. 1–9).
Villarroel, V., Benavente, M., Josefina Chuecas, M., Bruna, D., & Josefina, M. (2020). Experiential learning in higher education. A student-centered teaching method that improves perceived learning. metho. Journal of University Teaching & Learning Practice, 17(5), 2020. https://ro.uow.edu.au/jutlpAvailableat:https://ro.uow.edu.au/jutlp/vol17/iss5/8
Villarroel, V., Bloxham, S., Bruna, D., Bruna, C., & Herrera-Seda, C. (2018). Authentic assessment: creating a blueprint for course design. Assessment & Evaluation in Higher Education, 43(5), 840–854. https://doi.org/10.1080/02602938.2017.1412396
Villarroel, V., Rabanal, I., & Santana, J. (2025). Applying Kolb’s experiential learning cycle for deep learning: A systematic literature review. Social Sciences & Humanities Open, 12, 102096. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.102096
Vlachopoulos, D., & Makri, A. (2024). A systematic literature review on authentic assessment in higher education: Best practices for the development of 21st century skills, and policy considerations. Studies in Educational Evaluation, 83, 101425. https://doi.org/10.1016/J.STUEDUC.2024.101425
Wahyuni, K. A., & Sukadi, S. (2023). The Effectiveness of Learning Pancasila Courses at Undiksha As a Vehicle for National Character Education In Relation To The Understanding and Orientation of Students’ Pancasila Values. 2. https://doi.org/10.4108/eai.1-6-2023.2341432
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Panut Setiono, Yuli Amaliyah, Devy Sefiana Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.





