Implementasi Teaching Factory Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor di SMKN 8 Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.509Keywords:
Teaching Factory, Keahlian Teknik , Sepeda Motor, Sekolah Menengah KejuruanAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Teaching Factory (TEFA) karena keterbatasan peralatan bengkel yang sesuai standar industri, waktu praktik karena padatnya jadwal pembelajaran, maka diperlukan penguatan integrasi antara pihak sekolah dan industri agar pelaksanaannya semakin efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang ditinjau dari tujuh indikator, yaitu: identifikasi produk, analisis cakupan kompetensi, perancangan produk, analisis kecukupan sumber daya, pengerjaan produk TEFA, hasil produk, serta evaluasi dan umpan balik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 43 responden yaitu; 5 guru, 18 siswa, 5 mitra industri, dan 15 pelanggan. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dengan 98 butir pernyataan. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 5%, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach Alpha dengan hasil reliabilitas sangat tinggi (α > 0,90). Analisis data dilakukan dengan kriteria persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik dengan persentase capaian akhir sebesar 87,5%. Secara rinci, indikator identifikasi produk memperoleh 85,7%, analisis cakupan kompetensi 88,2%, perancangan produk 86,5%, analisis kecukupan sumber daya 89,0%, pengerjaan produk TEFA 87,3%, hasil produk 88,7%, serta evaluasi dan umpan balik 86,9%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang telah berjalan optimal pada semua indikator yang diteliti dan dapat menjadi acuan dalam pengembangan pembelajaran berbasis industri di SMK.
Downloads
References
Abizar, H., Supriyatna, D., & Adiyanto, A. (2025). The Analysis of School Readiness Factors in Implementing Teaching Factory (TEFA) in the Department of Mechanical Engineering. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(8), 3773–3780.
Aini, yulinda nurul, & Purba, yanti astrelina. (2024). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Dan Program Link & Match Pada Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan ( Smk ) Program Kelautan & Perikanan. Jurnal Kebijakan Sosek KP, 12(1), 23–37. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.15578/jksekp.v12i1.10339
Alfiannizar, M. K. (2018). Pelaksanaan Teaching Factory Studi Keahlian Teknik Otomotif Di Smk N 1 Magelang (Vol. 3, Issue 32). Universitas Negeri Yograkarta.
Amin, M. M. (2015). Panduan Pelaksanaan Teaching factory. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Teknik Otomotif UMP 23 Mei 2015 TEACHING, 3(20), ISSN: 2338-0284.
Arifman, R. N. (2017). Pelaksanaan Teaching Factory Di Smk N 1 Magelang Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Universitas negri Yogyakarta.
Aryana, P. B. P., Widiartini, N. K., & Mertasari, N. M. S. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory. 13(2), 122–138.
Atmaja, Y. (2024). Wahana Buka Pusat Pembelajaran Otomotif di SMKN 8 Tangerang. LensaUtama.Com. https://lensautama.com/berita-terkini/2024/07/16/wahana-buka-pusat-pembelajaran-otomotif-di-smkn-8-tangerang/
Ayulan, S., & Jaelani, A. K. (2025). Evaluasi Teaching Factory dengan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) di SMKN 7 Mataram. JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi …, 9(2). https://doi.org/10.29303/jpap.v9i2.1068
Elikal, J. M., Fitri, A. H., & Oknaryana. (2018). Analisis Kesiapan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Memasuki Dunia Kerja Di Kabupaten Solok. Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian Pada Masyarakat, 1, 264–267. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snkppm%0AANALISIS
Fattah, F. A., Martono, T., & Sawiji, H. (2021). Pembelajaran Teaching Factory Untuk Menghasilkan Lulusan Smk Yang Sesuai Dengan Dunia Usaha Dan Dunia Industri. Prosiding Seminar Nasional Ahlimedia, 1(1), 67–73. https://doi.org/10.47387/sena.v1i1.39
Fitriani, N. L., Bukit, M., & Mujdalipah, S. (2022). Manajemen Pembelajaran Teaching Factory untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Program Studi APHP SMK PPN Lembang. Edufortech, 7(1), 62–84. https://doi.org/10.17509/edufortech.v7i1.44980
Harbes, B., Sesmiarni, Z., Charles, C., Ahida, R., Iswantir, I., Aprison, W., Salsabila, S., & Armedo, M. (2024). Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Batipuh. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(01), 9–16. https://doi.org/10.62330/pjpm.v2i01.132
Irwanto. (2024). Peningkatan Mutu Lulusan Siswa SMK Negeri 2 Pandeglang Melalui Pembelajaran Teaching Factory Irwanto. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(6). https://doi.org/10.59818/jpi.v4i6.990
Nugroho, P., Utomo, M., Turijin, Sugiarto, T., Sugiarta, Rahayu, endang sadbudhy, Syah, M., & Wicaksono, W. (2023). Panduan Teaching Factory SMK. In Dirjen SMK. Jakarta : Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Nuraeni, E. (2025). Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory Dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan Di SMK Letris Indonesia 2 Tangerang Selatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Indonesia, 5(6), 1979–1689. https://doi.org/10.52436/1.jpti.851
Nursanti, I., & Purwanto, F. (2024). Implementasi Pembelajran Teeaching Factory Di Program Keahlian Teknik Mesin Di SMK Negeri Singosari. Jurnal Pendidikan Profesional, 13(3), 2024–2089. https://jurnal.pendidikanperintis.com/index.php/jurnalpendidikanprofesional
Nurtanto, M., Ramdani, S. D., & Nurhaji, S. (2017). Pengembangan Model Teaching Factory Di Sekolah Kejuruan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 467–483. http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/psnp/article/view/447-454
Putra, F. D. (2024). PT AHM dan Wahana Makmur Sejati buka pusat pembelajaran otomotif di SMKN 8 Kab. Tangerang. Tangerangnews.Com. https://www.tangerangnews.com/kabupaten-tangerang/read/49156/PT-AHM-dan-Wahana-Makmur-Sejati-Buka-Pusat-Pembelajaran-Otomotif-di-SMKN-8-Tangerang
Ramdani, S. D., & Ambiya, Z. (2017). Teaching Factory On Improving Student Competency In Banten. Vanos : Journal Of Mechanical Engineering Education, 2(2), 153–164.
Soeparno, & Muslim, S. (2017). Sistem Magang di Unit Produksi untuk Membentuk Soft Skills danHard Skills Siswa SMK. Makalah Disajikan Dalam Seminar Nasional Pendidikan Vokasi, 56–67.
Sofnidar, & Yuliana, R. (2018). Pengembangan Media Melalui Aplikasi Adobe Flash Dan Photoshop Berbasis Pendekatan Saintifik. JGPD: Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 3(2), 257–275. http://online-journal.unja.ac.id/index.php/gentala
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D (19th ed.). Bandung: Alfabeta.
Sulistyowati, A., Putu, I. G., & Buditjahjanto, A. (2025). Pengaruh Teaching Factory terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK. 8, 1856–1859.
Waruwu, M., Pu`at, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1), 917–932. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Azis Yanuar, Haris Abizar, Ikhsanudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.





