Penerapan Pembelajaran Berbasis Digital Storytelling Menggunakan Storyjumper terhadap Peningkatan Keterampilan Literasi Siswa SD
DOI:
https://doi.org/10.59632/sjpp.v4i1.699Keywords:
Digital Storytelling , Keterampilan Literasi, Sekolah Dasar, Story JumperAbstract
Rendahnya keterampilan literasi siswa sekolah dasar di Indonesia menjadi permasalahan yang memerlukan intervensi pedagogis inovatif, khususnya pada sekolah yang masih mengandalkan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berbasis Digital Storytelling menggunakan StoryJumper serta mengukur peningkatan keterampilan literasi siswa kelas IV SDN Banyuajuh 3, Kabupaten Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 24 siswa, dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan literasi yang terdiri atas soal pilihan ganda, isian singkat, dan uraian yang telah divalidasi oleh dua ahli dengan koefisien reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,82. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai keterampilan literasi meningkat dari 62,62 pada pretest menjadi 83,17 pada posttest, dengan ketuntasan klasikal melonjak dari 20,8% menjadi 83,3%. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai t-hitung sebesar 6,208 dengan signifikansi p = 0,000, yang membuktikan peningkatan tersebut signifikan secara statistik. Nilai N-Gain rata-rata klasikal sebesar 0,52 menempatkan peningkatan pada kategori sedang. Disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis Digital Storytelling menggunakan StoryJumper secara signifikan mampu meningkatkan keterampilan literasi siswa sekolah dasar dan layak dijadikan alternatif media pembelajaran literasi yang inovatif di kelas IV sekolah dasar.
Downloads
References
Anderson, R. C., & Pearson, P. D. (1984). A schema-theoretic view of basic processes in reading comprehension. In P. D. Pearson (Ed.), Handbook of reading research (pp. 255–291). Longman.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications
Depdiknas. (2006). Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Departemen Pendidikan Nasional.
Field, A. (2024). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (6th ed.). SAGE Publications.
Flower, L., & Hayes, J. R. (1981). A cognitive process theory of writing. College Composition and Communication, 32(4), 365–387. https://doi.org/10.2307/356600
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Hasana, U., Haifaturrahmah, H., & Fujiaturrahman, S. (2025). Analisis peran storytelling digital terhadap literasi membaca siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Telaah, 11(1). https://journal.ummat.ac.id/index.php/telaah/article/view/35617/0
Hidayat, R., & Suryana, D. (2023). Pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 45–58.
Hwang, G. J., Lai, C. L., & Wang, S. Y. (2019). Seamless flipped learning: A mobile technology-enhanced flipped classroom with effective learning strategies. Journal of Computers in Education, 2(4), 449–473. https://doi.org/10.1007/s40692-015-0043-0
Kemendikbudristek. (2024). Laporan hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2022. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
OECD. (2023). PISA 2022 results (volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press. https://doi.org/10.1037/11494-000
Razali, N. M., & Wah, Y. B. (2011). Power comparisons of Shapiro-Wilk, Kolmogorov-Smirnov, Lilliefors and Anderson-Darling tests. Journal of Statistical Modeling and Analytics, 2(1), 21–33.
Robin, B. R. (2016). The power of digital storytelling to support teaching and learning. Digital Education Review, (30), 17–29. https://doi.org/10.1344/der.2016.30.17-29
Rumelhart, D. E. (1977). Toward an interactive model of reading. In S. Dornic (Ed.), Attention and performance VI (pp. 573–603). Lawrence Erlbaum Associates.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Smeda, N., Dakich, E., & Sharda, N. (2014). The effectiveness of digital storytelling in the classrooms: A comprehensive study. Smart Learning Environments, 1(1), 1–21. https://doi.org/10.1186/s40561-014-0006-3
StoryJumper. (2024). About StoryJumper: Create and publish children's books. https://www.storyjumper.com/about
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Downloads
Published
Scite_ Smart Citation
Dimensions Citation
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafa Nurul Ghozama, Wahyu Indri Astuti, Ika Dian Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran menyetujui ketentuan berikut: Hak cipta atas artikel apapun pada ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran berhak sebagai jurnal yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.





